Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS | Selamat pagi, berjumpa lagi dengan blog SPSS Indonesia yaitu blog panduan analisis data dengan program SPSS. Sekedar mengingatkan bahwa setelah kita mampu mempraktekkan uji validitas product moment dan uji reliabilitas alpha cronbach’s terhadap angket atau kuesioner penelitian, kini saatnya kita berlatih lagi ketingkatan uji persyaratan atau uji asumsi analisis data yakni uji normalitas.
Jika dilihat dari kata dasarnya “normal” pasti anda sudah mempunyai gambaran seperti apakah kegunaan uji normalitas itu? Ya benar sekali, uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi yang normal atau tidak.
Uji normalitas merupakan salah satu bagian dari uji persyaratan analisis data atau uji asumsi klasik, artinya sebelum kita melakukan analisis statistik untuk uji hipotesis dalam hal ini adalah analisis regresi, maka data penelitian tersebut harus di uji kernormalan distribusinya. Tentunya kita juga sudah tahu, kalau data yang baik itu adalah data yang berdistribusi normal.
Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Normalitas K-S
Semoga cukup jelas ya kawan-kawan mengenai konsep dasar mengenai uji normalitas di atas, selanjutnya kita akan masuk ke bagian cara melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov dengan SPSS. Sebagai contoh saya mempunyai data Motivasi Belajar (X) dan Prestasi Belajar (Y). Dalam konteks ini kita akan melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov pada nilai unstandardized residual (RES_1) untuk pesamaan regresi pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar. Adapun data penelitian yang dimaksud dapat anda lihat gambar di bawah ini.
[Download Data excel, Input SPSS]
Langkah-langkah Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
1. Langkah pertama adalah persiapkan data yang dingin di uji dalam file doc, excel, atau yang lainnya untuk mempermudah tahapannya nanti. Setelah itu, buka program SPSS pada komputer anda, lalu klik Variable View, dibagian pojok kiri bawah. Selanjutnya, pada bagian Name tulis saja Motivasi kemudian Prestasi, pada Decimals ubah semua menjadi angka 0, untuk bagian Label tuliskan Motivasi Belajar kemudian Prestasi Belajar, abaikan yang lainnnya (biarkan tetap default).
2. Setelah itu, klik Data View, dan masukkan data Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar yang sudah dipersiapkan tadi ke program SPSS sesuai nama variabel, bisa dengan cara copy-paste. Maka tampak di layar.
3. Langkah berikutnya, kita akan memunculkan nilai unstandardized residual (RES_1) yang selanjutnya akan kita uji normalitasnya. Caranya adalah: dari menu SPSS pilih menu Analyze, kemudian klik Regression lalu pilih Linear
4. Muncul kotak dialog dengan nama "Linear Regression", selanjutnya masukkan variabel Prestasi Belajar (Y) ke Dependent: lalu masukkan variabel Motivasi Belajar (X) ke kotak Independent(s), kemudian klik Save
5. Maka mucul lagi kotak dialog dengan nama "Linear Regression: Save", pada bagian "Residuals", centang (v) Unstandardized (abaikan kolom dan pilihan yang lain). Selanjutnya, klik Continue lalu klik Ok
6. Abaikan saja output yang muncul dari program SPSS. Perhatikan pada tampilan Data View, maka akan muncul variabel baru dengan nama RES_1. Maka tampak di layar SPSS.
7. Langkah selanjutnya untuk melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov, pilih menu Analyze, lalu pilih Nonparametric Tests, klik Legacy Dialogs, kemudian pilih submenu 1-Sample K-S...
8. Muncul kotak dialog lagi dengan nama "One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test". Selanjutnya, masukkan variabel Unstandardized Residuals ke kotak Test Variable List: pada "Test Distribution" aktifkan atau centang (v) pilihan Normal
9. Langkah terkahir yakni klik Ok untuk mengakhiri perintah. Selanjutnya, lihat tampilan tabel output yang muncul di SPSS "One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test", maka tinggal kita interpretasikan supaya maknanya lebih jelas lagi.
Interpretasi Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
Berdasarkan tabel output SPSS tersebut, diketahui bahwa nilai signifikansi Asiymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,993 lebih besar dari 0,05. Maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas kolmogorov-smirnov di atas, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Dengan demikian, asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi sudah terpenuhi.
Catatan: selain membandingkan nilai Asiymp.Sig (2-tailed) dengan 0,05, ada cara lain untuk mengetahui apakah model regresi berdistribusi normal atau tidak yakni dengan membandingkan nilai Z hitung hasil SPSS dengan nilai Z tabel.
Demikian panduan mengenai cara melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov dengan program SPSS, jika kita teliti dan jeli saya yakin anda dapat dengan mudah mempraktekkan langkah-langkah di atas. Selanjutnya, jika masih ada yang merasa tutorial di atas terlalu rumit atau bagaimana silahkan berkomentar? Rekomendasi artikel selanjutnya: Cara Melakukan Uji Linearitas dengan Program SPSS
Tambahan: cara lain mendeteksi kenormalan model regresi adalah dengan menggunakan Uji Normal Probability Plot dalam Model Regresi dengan SPSS
UPDATE DATA: JUM'AT, 19 FEBRUARI 2021
[Kata Kunci Pencarian: Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Langkah-langkah Uji Normalitas dengan Program SPSS, Tutotial Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Panduan Uji Normalitas dengan Software SPSS] [Img: Dokumen hasil olah data dengan bantuan program SPSS versi 21]
Jika dilihat dari kata dasarnya “normal” pasti anda sudah mempunyai gambaran seperti apakah kegunaan uji normalitas itu? Ya benar sekali, uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah data yang digunakan dalam penelitian berdistribusi yang normal atau tidak.
Uji normalitas merupakan salah satu bagian dari uji persyaratan analisis data atau uji asumsi klasik, artinya sebelum kita melakukan analisis statistik untuk uji hipotesis dalam hal ini adalah analisis regresi, maka data penelitian tersebut harus di uji kernormalan distribusinya. Tentunya kita juga sudah tahu, kalau data yang baik itu adalah data yang berdistribusi normal.
Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Normalitas K-S
- Jika nilai signifikansi (Sig.) lebih besar dari 0,05 maka data penelitian berdistribusi normal.
- Sebaliknya, jika nilai signifikansi (Sig.) lebih kecil dari 0,05 maka data penelitian tidak berdistribusi normal.
Semoga cukup jelas ya kawan-kawan mengenai konsep dasar mengenai uji normalitas di atas, selanjutnya kita akan masuk ke bagian cara melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov dengan SPSS. Sebagai contoh saya mempunyai data Motivasi Belajar (X) dan Prestasi Belajar (Y). Dalam konteks ini kita akan melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov pada nilai unstandardized residual (RES_1) untuk pesamaan regresi pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar. Adapun data penelitian yang dimaksud dapat anda lihat gambar di bawah ini.
[Download Data excel, Input SPSS]
Langkah-langkah Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
1. Langkah pertama adalah persiapkan data yang dingin di uji dalam file doc, excel, atau yang lainnya untuk mempermudah tahapannya nanti. Setelah itu, buka program SPSS pada komputer anda, lalu klik Variable View, dibagian pojok kiri bawah. Selanjutnya, pada bagian Name tulis saja Motivasi kemudian Prestasi, pada Decimals ubah semua menjadi angka 0, untuk bagian Label tuliskan Motivasi Belajar kemudian Prestasi Belajar, abaikan yang lainnnya (biarkan tetap default).
2. Setelah itu, klik Data View, dan masukkan data Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar yang sudah dipersiapkan tadi ke program SPSS sesuai nama variabel, bisa dengan cara copy-paste. Maka tampak di layar.
3. Langkah berikutnya, kita akan memunculkan nilai unstandardized residual (RES_1) yang selanjutnya akan kita uji normalitasnya. Caranya adalah: dari menu SPSS pilih menu Analyze, kemudian klik Regression lalu pilih Linear
4. Muncul kotak dialog dengan nama "Linear Regression", selanjutnya masukkan variabel Prestasi Belajar (Y) ke Dependent: lalu masukkan variabel Motivasi Belajar (X) ke kotak Independent(s), kemudian klik Save
5. Maka mucul lagi kotak dialog dengan nama "Linear Regression: Save", pada bagian "Residuals", centang (v) Unstandardized (abaikan kolom dan pilihan yang lain). Selanjutnya, klik Continue lalu klik Ok
6. Abaikan saja output yang muncul dari program SPSS. Perhatikan pada tampilan Data View, maka akan muncul variabel baru dengan nama RES_1. Maka tampak di layar SPSS.
7. Langkah selanjutnya untuk melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov, pilih menu Analyze, lalu pilih Nonparametric Tests, klik Legacy Dialogs, kemudian pilih submenu 1-Sample K-S...
8. Muncul kotak dialog lagi dengan nama "One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test". Selanjutnya, masukkan variabel Unstandardized Residuals ke kotak Test Variable List: pada "Test Distribution" aktifkan atau centang (v) pilihan Normal
9. Langkah terkahir yakni klik Ok untuk mengakhiri perintah. Selanjutnya, lihat tampilan tabel output yang muncul di SPSS "One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test", maka tinggal kita interpretasikan supaya maknanya lebih jelas lagi.
Interpretasi Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
Berdasarkan tabel output SPSS tersebut, diketahui bahwa nilai signifikansi Asiymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,993 lebih besar dari 0,05. Maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas kolmogorov-smirnov di atas, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Dengan demikian, asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi sudah terpenuhi.
Catatan: selain membandingkan nilai Asiymp.Sig (2-tailed) dengan 0,05, ada cara lain untuk mengetahui apakah model regresi berdistribusi normal atau tidak yakni dengan membandingkan nilai Z hitung hasil SPSS dengan nilai Z tabel.
Demikian panduan mengenai cara melakukan uji normalitas kolmogorov-smirnov dengan program SPSS, jika kita teliti dan jeli saya yakin anda dapat dengan mudah mempraktekkan langkah-langkah di atas. Selanjutnya, jika masih ada yang merasa tutorial di atas terlalu rumit atau bagaimana silahkan berkomentar? Rekomendasi artikel selanjutnya: Cara Melakukan Uji Linearitas dengan Program SPSS
Tambahan: cara lain mendeteksi kenormalan model regresi adalah dengan menggunakan Uji Normal Probability Plot dalam Model Regresi dengan SPSS
UPDATE DATA: JUM'AT, 19 FEBRUARI 2021
[Kata Kunci Pencarian: Cara Melakukan Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Langkah-langkah Uji Normalitas dengan Program SPSS, Tutotial Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS, Panduan Uji Normalitas dengan Software SPSS] [Img: Dokumen hasil olah data dengan bantuan program SPSS versi 21]
Lihat Juga: VIDEO Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dengan SPSS
maksudnya nilai per siswa yang didapat di pretest dan post test itu langsng di input ?
BalasHapusmau tanya, penelitian saya pakek 100 sample, desainnya quasi eksperimen, dan pake one grup pretest posttest...bisa pake K-S gak bang ?
BalasHapusAssalamualaikum kak, saya mau tanya mengenai hasil asymp sig yg terdapat huruf c d nya. ini artinya apa yah kak?
BalasHapusPak, mau nanya.. untuk uji korelasi pearson, jumlah sampelnya 66 . Uji normalitas nya pakai kolmogorov smirnov? Terimakasih
BalasHapusMau tanya dong min, hasil punya saya enggak ada tulisan kolmogrov-Smirnov Test, adanya tukisan tes statistic. Itu bagaimana min? Trus nilai dari sig nya .200cd. Bagaimana min?
BalasHapusPunya saya juga sama.
BalasHapusPunya saya juga sama.
BalasHapusMaaf sebelumnya saya mau tanya, data untuk dimasukkan itu apakah diambil dari total skor di setiap variabel? Soalnya saya sedikit bingung . Makasih
BalasHapusMaaf saya mau tanya, apakah data yang dimasukkan itu . Data hasil total skor disetiap variabel apa diambil dari data lain?makasih
BalasHapusSaya masih belum paham mengenai Method Enter, Stepwise, Remove, Backward, Forward. Apakah sudah ada penjelasan mengenai itu?
BalasHapuspak saya mau tanya
BalasHapusbagaimana cara input data di SPSS untuk membandingkan hasil kelas kontrol dan kelas experimental dengan acuan One Way Anova dan berpacu pada Kolmogrov smirnov?
Permisi Mau tanya kalau bariabel bebas nya (x) ada 2 sedangkan variabel terikatnya (y) ada 3 gmana ya cara uji normalitasnya?terima kasih
BalasHapusAssalamualaikum mas
BalasHapusSaya mau tanya..jika distribusi data sudah dirasa normal, apakah tetap harus menggunakan uji Kolgorov-Smirnov ?
untuk referensinya dibuku apa ya pak?
BalasHapuspak ini referensinya dari buku apa ya? makasih
BalasHapusjika hasil nya 0,54 gimana pak
BalasHapusIzin bertanya, dasar teori nya dari mana ya pak? Soalnya disuruh masukin dasar teori
BalasHapusMas mau nanya variabel penelitian skripsi saya ada 3 variabel yaitu X1,X2, dan Y. Ketika dilakukam uji normalitas hasil X1 datanya normal,X2 datanya normal, Lalu Y data tidak normal. Mohon penjelasannya itu knapa ya mas?? Dan apakah untuk Y datanya bisa dibuat normal?? Mohon dijawab, Trima kasih mas
BalasHapusMas saya nilai probability nya 0.0532 apakah data nya normal atau tidak ya? Terimakasih mas
BalasHapusDi transformasi itu di apakan ya mas? soalnya punya saya juga 0,000 seperti ituuu
BalasHapusMas mau tanya, kalo variabel kita ada yg intervening itu dimasukan tidak ya pas uji normalitas? terus kalo semisal hasilnya 0,000 itu gimana ya? makasii semoga dijawab
BalasHapusMas kalau uji normalitasnya untuk uji beda apakah perlu mencari nilai residualnya juga atau langsung menggunakan skor variabelnya?
BalasHapusTerimakasih.
Penelitian saya hipotesisnya hub korelasi pada data sekunder, setelah dilakukan uji normalitas-kolmogorov TDK terdistribusi normal, untuk ttp lanjut apakah saya harus gunakan non parametik ? Jika iya, uji spearman rho atau skendall? Atau ada cara lain?
BalasHapusKa tanya, kan saya penelitian eksperimental. jadi harus pretes dan postes, kendalanya ada siswa yang tidak masuk saat pretes maupun postes jadi nilainya kosong. cara mengatasi tersebut gimananya ya ka. apa siswa yang nilainya tidak lengkap tidak perlu saya input? terima kasih
BalasHapusMaaf,izin bertanya,yang dimaksud jika ada pertanyaan prosedur uji normalitas untuk 1 variabel,2 variabel atau 3 variabel,Itu bagaimana ya?
BalasHapusMaaf,izin bertanya,yang dimaksud jika ada pertanyaan prosedur uji normalitas untuk 1 variabel,2 variabel atau 3 variabel,Itu bagaimana ya?
BalasHapusMaaf,izin bertanya,yang dimaksud jika ada pertanyaan prosedur uji normalitas untuk 1 variabel,2 variabel atau 3 variabel,Itu bagaimana ya?
BalasHapuspak mau tanya, untuk spss 25 itu kok yang pada output uji normalitas nya tidak ada KS Z nya? yg ada malah test statistic,dan pada hasil asymp sig nya sama .200 pgkat c,d pada data yang berbeda. padahal sudah dicoba berulang2 pada dua data yg berbeda hasilnya tetap sama asymp sig nya.
BalasHapusmohon penjelasannya pak,apakah ada yang salah atau bgmn pak
Untuk uji normalitas dan homogenitas data komparasi variabel X1, X2 dan Y, yang X1 dan X2 nya faktor kategori tapi datanya hasil pre-test dan post-test?
BalasHapusitu memang yang bagian (download excel input spss) tidak bisa di download atau bagaimana yah min
BalasHapusMaaf terlambat update. Link download sudah saya perbaiki. Mohon dapat dipergunakan secara bijak dan semoga sukses lancar untuk tugas SPSS nya. terimakasih
HapusKa data saya kuantitatif dgn data keuangan. saya sudah uji normalitas dengn rasio skewness dan rasii kurtosis hasilnya diatas dua, udah nyoba juga dg uji K-S hasilnya dibawah 0,05. Terus gimana? Data"nya tetep ga normal. Aku bingung ka. Tolong bantu
BalasHapusKa boleh tau, keterangan yang di kaka ada dibuku ngga? Buat panduan skripsi ka 🙏
BalasHapusmas bisa minta tolong dijelaskan lebih rinci lagi
BalasHapusmau tanya.. saya ingin membuat uji normalitas data dengan variabel intervening (Z). tapi saat penelitian, jumlah responden tiap variabel berbeda
BalasHapusX1: 10 responden
X2: 30 responden
Z: 30 responden
Y: 70 responden
apakah tidak apa2 jika jumlah responden berbeda? jika tidak, bagaimana cara menyamaratakannya?
bagaimana cara penyelesaiannya?
mohon pencerahannya.... thnx
Mau nanya mas, jika var. inde nya ada 3. Itu semua dimasukan atau satu per satu?
BalasHapusmas mau nanya kalo .200 normal ngga? ada keterangan c dan d nya juga mas,
BalasHapusc Lilliefors Significance Correction.
d This is a lower bound of the true significance.
itu normal normal aja ngga mas
Hasil asymp sig saya .200c,d itu normal atau tidak ya mas berarti?
BalasHapusSemoga masih Dijawab.. :')
BalasHapusPak saya mau tanya.. asymp sig sy 0.524 yg berarti normal.. nah yg bkin sy bingung di MEAN nya ada OE-7 tu kenapa ya pak.. PLISSS tolong jawab pak sy bingung..
Mau tanya, nilai absolute dengan positif itu nilainya harus lebih besar dari negative yah?
BalasHapusmas saya mau bertanya variabel kontrol dimasukan ke uji normalitas juga tidak mas? kalo ia seperti apa mas caranya
BalasHapusBagaimana cara transformasi data dan menyalin tabel data yg sudah di transformasi ke skripsi
BalasHapusMas kalo pake satu kelas terus instrumenmya tes gimana cara uji normalitasnya
BalasHapusKa saya mau tanya kalao uji nilai normalitas dengan 4 variabel caranya gimana ya ? Variabel saya X, Y1, Y2, dan Z. Terimkasih, semoga di respon :)
BalasHapusmas saya ingin bertanya, jika data saya tidak terdistribusi normal lalu saya menggunakan uji normalitas dengan monte carlo apakah diperbolehkan dalam skripsi?
BalasHapusmas saya ingin bertanya, jika data saya tidak terdistribusi normal lalu saya menggunakan uji normalitas dengan monte carlo apakah diperbolehkan dalam skripsi?
BalasHapusmana saya tau, saya kan ikan
BalasHapusIzin bertanya pak, apabila variabel x lebih dari satu, bagaimana ya bentuk pengujiannya? Mohon maaf sebelumnya karena saya masih semester awal dan belum begitu mengerti mengenai pengujian data dalam penelitian.
BalasHapusTerima kasih banyak
mas mau tanya, apakah data yang digunakan untuk uji normalitas harus data yang valid? ato data yg tdk valid juga dimasukkan ato dibuang? mohon jawabannya, terimakasih
BalasHapusPak sampel penelitian saya ini rencana 25 siswa artinya kurang dari 30, apakah uji normalitasnya bisa menggunakan uji kolmogorov smirnov?
BalasHapusKak mau tanya untuk variabel mediasi langkah langkahnya bagaimana ya?
BalasHapusSelamat pagi pak, saya ingin bertanya. Apabila saya ingin menguji menggunakan uji regresi berarti variabelnya dijadikan RES dulu ya sebelum diuji?
BalasHapusKemudian apabila saya ingin menguji rata2 data demografi saya terhadap variabel Y menggunakan ANOVA, apakah di uji normalitas variabel Ynya perlu dicari juga?
Terima kasih pak
Kenapa Uji K-S ini tidak dituliskan persyaratan jumlah sampel nya?Sedangkan di artikel lain di web ini menuliskan persyaratan jumlah sampel tiap kelompok data > 50. Serta, kenapa contohnya menggunakan data yang < 50?? Tolong penjelasannya, membingungkan.
BalasHapusMas mau nanya bedanya uji normalitas kilmogorov sama monte Carlo apa ya? Dan kenapa uji normalitas monte Carlo nilai sig. 99% bukan 95%?
BalasHapusAssalamualaiqum, Bang.. Kalau cara Downloadnya Gimana Bang..?🙏🙏🙏
BalasHapusAssalamualaiqum, bang.. Maaf mengganggu..🙏🙏 bagaimana cara mendownload di PC..?🙏🙏
BalasHapusWaalaikumsalam. Maaf terlambat update. Link download sudah saya perbaiki. Mohon dapat dipergunakan secara bijak dan semoga sukses lancar untuk tugas SPSS nya. terimakasih
Hapusmas, saya mau nanya dong. ini saya uji normalitas menggunakan spss 22 dan hasilnya dibawah 0,05
BalasHapustapi jika menggunakan spss 17, kok hasilnya bisa diatas 0,05 ya?
mohon bantuannya mas
soalnya dsuruh pakainya spss terbaru, eh tp ga normal normal
Misi pak, saya mau tanya. Saya sudah lakukan uji normalitas dengan 2 cara excel dan spss. Hasil excel menunjukkan normal, tapi spss tidak normal. Saya sudah mengikuti step di buku panduan cara uji dengan excel. Kenapa ya pak bisa berbeda hasil nya?
BalasHapusAssalamualaikum, maaf mau nanya mas.
BalasHapusKalau angka res_1 tidak muncul itu kenapa ya?
kak maaf mau tanya apa bedanya uji kolmogorov smirnov ini dengan menggunakan unstandardized residual dan standardiz residual, saya bingung soalnya baca2 dsumber lain ada yg pakai undstandardized residual, ada yg pakai standardized residual bahkan ada yang pakai variabelnya langsung, yang paling tepat yg mana ya kak?
BalasHapuspak kalau bisa ditambahkan daftar pustaka, untuk referensi baca terimakasih
BalasHapusMaaf saya mau bertannya. saya menguji perubahan nilai saham. variabel x saya ada dua. apakah bisa menggunakan uji ini? lalu untuk nilai Y tersebut dapatnya dari mana ya pak? Saya bingung. terima kasih
BalasHapusSangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusMas, saya ingin bertanya hasil dari kolomogorov smirnov dan asym. sig. (2tailed) kok tidak keluar penyebabnya kenapa ya? Saya memakai SPSS versi 25
BalasHapusSelamat malam, izin bertanya terkait uji normalitas diatas untuk penelitan kuantitatif mengenai analisa kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah akuisisi. dimana variabel dependen : CR, DER, ROA, FATO. kemudian variabel independen : laporan perusahaan. untuk variabel independennya secara spesifik bagian mana yg bisa saya olah agar bisa melakukan uji normalitas? terimakasih atas perhatiannya
BalasHapuskak mau tanya, kalau sudah melakukan langkah - langkah tersebut, hasil asymp sig 2 tail nya 0,000 tapi di bawahnya tulisannya "test distribution is normal" beratti itu tetep tidak normal atau gimana ya?
BalasHapus1. Pada kondisi bagaimana kita gunakan uji normal K-S?
BalasHapus2. Apa bedanya dgn uji nromalitas yang biasa (bukan K-S)?
3. Apa wajib lakukan uji normalitas sebelum uji hipotesis? Apa dampaknya jika uji normalitas dilewati/tdk dilakukan? Mhn penjelasan. Akan lebih senang jika dibalas ke WA (081334187188). Terimakasih
Jika Nilai signifikansi nya sama 0,5 apakah normal?
BalasHapusHalo izi bertanya mas.. Saya sedang melakukan penelitian sebelum dan sesudah (event study). untuk uji normalitasnya di sebelum saya dapat nilainya 0.004 sedangkan sesudahnya dapat 0.200. Jadi pengujian hipotesisnya apakah dilanjutkan dengan menggunakan One Sample T-Test atau Wilcoxon Sign Rank ya mas? Terima kasih sebelumnya mas..
BalasHapusMaaf mas apakah ada modul bentuk pdf nya?
BalasHapusAssalamualaikum mas. mau bertanya, saya sedang melakukan penelitian ttg pengaruh x1 dan x2 terhadap Y. Kemudian setelah diuji normalitas ternyata distribusinya tidak normal. bagaimana cara mengatasinya mas? Terima kasih
BalasHapusizin bertanya pak, setelah dilakukan uji validitas reliabilitas apa perlu juga dilakukan uji normalitas?
BalasHapusSelamat pagi admin
BalasHapusMau tanya, kalau dalam kuesuoner terdapat 60 item pertanyaan, apakah setiap jawaban dari 60 pertanyaan tsb harus di uji normalitasnya?
Terimakasih
Assalamualaikum
BalasHapusMas mau tanya,
kalau kuesioner ada 70 butir pertanyaan, apakah tiap jawaban pertanyaan harus diuji apa berdistibusi normal atau tidak?
Terimakasih
Selamat siang admin
BalasHapusMau tanya, kalau kuesioner ada 70 butir pertanyaan, apakah semua jawaban dari 70 pertanyaan tsb harus di uji satu satu apakah berdistribusi normal atau tidak?
Terimakasih
Sbelumnya terimakasih pak atas informasi bermanfaat mengenai spss ini, saya izin tanya pak, penelitian saya mengenai pengaruh variasi suhu terhadap pertumbuhan bakteri. Setelah saya melaukan penelitian hasil yang di dapat tidak bervariasi pak, semua samplenya menunjukan hasil negatif. Kemudian saat saya lakukan uji normalitas nilai sigma dan statistiknya tidak muncul, dan muncul tulisan lilliefors significance correction. Kira kira kenapa ya pak? Apa karna datanya tida bervariasi?
BalasHapuswebsite ini sangat bermanfaat sekali, saya sering pakai kalau akan uji spss nya, tentunya sudah menghasilkan ya bos, sukses for you
BalasHapusBang maaf sebelumnya saya mau bertanya, pada data aku yang berjumlah 100 responden setelah uji normalitas dengan 6 variabel (X1,X2,X3,Y1,Y2,Z) semua pvalue atau signifikannya <0,001 berarti dianggap tidak normal, tapi dibagian bawah tabel ada tulisan seperti abang a.Test distribution is normal, boleh pencerahannya sepuh
BalasHapusMas mau tanya. Kalau mean = nol itu apakah berpengaruh terhadap pengambilam hipotesis?
BalasHapus