Cara Melakukan Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS
Cara Melakukan Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS | Analisis regresi merupakan suatu metode atau teknik analisis hipotesis penelitian untuk menguji ada tidaknya pengaruh antara variabel satu dengan variabel lain yang dinyatakan dalam bentuk persamaan matematik (regresi). Analisis regresi linear multiples atau berganda berfungsi untuk mencari pengaruh dari dua atau lebih variabel independent (variabel bebas atau X) terhadap variabel dependent (variabel terikat atau Y).
Dengan demikian, secara sederhana dapat dikatakan bahwa, apabila kita ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh satu variabel X terhadap variabel Y maka digunakan analisis regresi sederhana. Sementara apabila kita ingin mengetahui pengaruh dua variabel X atau lebih terhadap variabel Y maka digunakan analisis regresi linear ganda (multiples).
Asumsi Analisis Regresi Multiples (Berganda)
Sebelum kita melakukan analisis regresi multiples atau regresi linear berganda untuk uji hipotesis penelitian, maka ada beberapa asumsi atau persyaratan yang harus terpenuhi dalam model regresi. Persyaratan atau asumsi ini dibuktikan melalui serangkaian uji asumsi klasik mencakup:
Pada kesempatan kali ini kita tidak akan membahas secara detail tentang uji asumsi klasik di atas, karena fokus kita dalam pembahasan artikel ini adalah analisis regresi multiples (ganda). Adapun rumus persamaan analisis regresi multiples adalah sebagai berikut:
"Theoremanya: Y = a+b1x1+b2x2....bn"
Contoh Kasus Analisis Regresi Multiples
Setelah kita mengetahui teori atau konsep dasar mengenai analisis regresi multiples ini, sekarang kita masuk ke bagian cara melakukan analisis regresi multiples dengan SPSS versi 21. Sebagai contoh, kita ingin mengetahui apakah ada pengaruh variabel Motivasi (X1) dan variabel Minat (X2), terhadap variabel Prestasi (Y), data penelitian ini mempunyai sampel sebanyak 12 orang siswa. Adapun data lengkapnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
[Download Data excel, Input-Output SPSS]
Langkah-Langkah Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS
1. Buka program SPSS, klik Variable View, selanjutnya, pada bagian Name tulis Motivasi, Minat dan Prestasi. Pada Decimals ubah semua menjadi angka 0. Pada bagian Label tuliskan Motivasi (X1), Minat (X2), dan Prestasi (Y). Pada bagian Measure pilih Scale. Maka tampak dilayar sebagaimana gambar berikut ini.
2. Setelah itu, klik Data View, lalu masukkan data Motivasi (X1), Minat (X2) dan Prestasi (Y) yang sudah dipersiapkan tadi. Tampak dilayar SPSS.
3. Selanjutnya, dari menu utama SPSS, pilih Analyze – Regression – Linear
4. Muncul kotak dialog dengan nama "Linear Regression", masukkan variabel Motivasi (X1), Minat (X2) ke kotak Independent(s), masukkan variabel Prestasi (Y) pada kotak Dependent, pada bagian Method pilih Enter, selanjutnya klik Statistics...
5. Pada bagian "Linear Regression: Statistics", berikan tanda centang pada Estimates dan Model fit kemudian klik Continue
6. Langkah terakhir adalah klik Ok, maka akan muncul output SPSS
Tabel Output SPSS Analisis Regresi Multiples (Berganda)
Tabel output "Variables Entered/Removed" di atas memberikan informasi tentang variabel penelitian serta metode yang digunakan dalam analisis regresi. Adapun variabel independent yang dipakai dalam analisis ini adalah variabel Minat dan Motivasi. Sementara variabel dependent adalah variabel Prestasi. Analisis regresi menggunakan metode Enter. Tidak ada variabel yang dibuang sehingga pada kolom Variables Removed tidak ada angkanya atau kosong.
Tabel "Model Summary" memberikan informasi tentang nilai koefisien determinasi, yakni kontribusi atau sumbangan pengaruh variabel minat dan motivasi secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel prestasi. Pembahasan tentang tabel di atas dapat anda simak pada artikel: Makna Koefisien Determinasi [R Square] dalam Analisis Regresi Linear
Tabel "ANOVA" memberikan informasi tentang ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel prestasi. Pembahasan tentang pengaruh simultan ini dapat anda simak pada artikel: Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi
Tabel "Coefficients" memberikan informasi tentang persamaan regresi dan ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap variabel prestasi. Adapun rumus persamaan regresi dalam analisis atau penelitian ini adalah sebagai berikut:
Y = a+b1x1+b2x2 atau Y = 2,612 + 0,192 + 0,888
Sementara, untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap variabel prestasi, maka pembahasannya dapat anda simak pada artikel berikut: Cara Melakukan Uji t Parsial dalam Analisis Regresi dengan SPSS
Berdasarkan keempat output di atas, maka kita dapat membuat ringkasan hasil analisis regresi multiples seperti gambar di bawah ini.
Ringkasan tabel di atas berguna untuk mempermudah para membaca dalam melihat gambaran hasil analisis regresi yang terdapat dalam penelitian kita. Dengan demikian tabel output analisis regresi multiples tersebut tidak perlu dimasukkan secara utuh dalam BAB pembahasan penelitian, namun cukup dicantumkan dalam lampiran penelitian saja.
Demikian panduan tentang Cara Melakukan Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS yang dapat saya tulis pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
[Kata Kunci Pencarian: Cara melakukan analisis regresi multiples dengan SPSS atau sering disebut dengan uji analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat] [Img: Dokumen program SPSS versi 21]
UPDATE DATA: JUM'AT, 19 FEBRUARI 2021
Dengan demikian, secara sederhana dapat dikatakan bahwa, apabila kita ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh satu variabel X terhadap variabel Y maka digunakan analisis regresi sederhana. Sementara apabila kita ingin mengetahui pengaruh dua variabel X atau lebih terhadap variabel Y maka digunakan analisis regresi linear ganda (multiples).
Asumsi Analisis Regresi Multiples (Berganda)
Sebelum kita melakukan analisis regresi multiples atau regresi linear berganda untuk uji hipotesis penelitian, maka ada beberapa asumsi atau persyaratan yang harus terpenuhi dalam model regresi. Persyaratan atau asumsi ini dibuktikan melalui serangkaian uji asumsi klasik mencakup:
- Uji normalitas, dimana asumsi yang harus terpenuhi adalah model regresi berdistribusi normal.
- Uji linearitas, dimana hubungan yang terbentuk antara variabel independent dengan variabel dependent secara parsial adalah linear.
- Uji multikolinearitas, dimana model regresi yang baik adalah tidak terjadi gejala multikolinearitas.
- Uji heteroskedastisitas, dalam model regresi tidak terjadi gejala heteroskedastisitas.
- Uji autokorelasi (khusus untuk data time series), persyaratan yang harus terpenuhi adalah tidak terjadi autokorelasi.
Pada kesempatan kali ini kita tidak akan membahas secara detail tentang uji asumsi klasik di atas, karena fokus kita dalam pembahasan artikel ini adalah analisis regresi multiples (ganda). Adapun rumus persamaan analisis regresi multiples adalah sebagai berikut:
"Theoremanya: Y = a+b1x1+b2x2....bn"
Contoh Kasus Analisis Regresi Multiples
Setelah kita mengetahui teori atau konsep dasar mengenai analisis regresi multiples ini, sekarang kita masuk ke bagian cara melakukan analisis regresi multiples dengan SPSS versi 21. Sebagai contoh, kita ingin mengetahui apakah ada pengaruh variabel Motivasi (X1) dan variabel Minat (X2), terhadap variabel Prestasi (Y), data penelitian ini mempunyai sampel sebanyak 12 orang siswa. Adapun data lengkapnya dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.
[Download Data excel, Input-Output SPSS]
Langkah-Langkah Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS
1. Buka program SPSS, klik Variable View, selanjutnya, pada bagian Name tulis Motivasi, Minat dan Prestasi. Pada Decimals ubah semua menjadi angka 0. Pada bagian Label tuliskan Motivasi (X1), Minat (X2), dan Prestasi (Y). Pada bagian Measure pilih Scale. Maka tampak dilayar sebagaimana gambar berikut ini.
2. Setelah itu, klik Data View, lalu masukkan data Motivasi (X1), Minat (X2) dan Prestasi (Y) yang sudah dipersiapkan tadi. Tampak dilayar SPSS.
3. Selanjutnya, dari menu utama SPSS, pilih Analyze – Regression – Linear
4. Muncul kotak dialog dengan nama "Linear Regression", masukkan variabel Motivasi (X1), Minat (X2) ke kotak Independent(s), masukkan variabel Prestasi (Y) pada kotak Dependent, pada bagian Method pilih Enter, selanjutnya klik Statistics...
5. Pada bagian "Linear Regression: Statistics", berikan tanda centang pada Estimates dan Model fit kemudian klik Continue
6. Langkah terakhir adalah klik Ok, maka akan muncul output SPSS
Tabel output "Variables Entered/Removed" di atas memberikan informasi tentang variabel penelitian serta metode yang digunakan dalam analisis regresi. Adapun variabel independent yang dipakai dalam analisis ini adalah variabel Minat dan Motivasi. Sementara variabel dependent adalah variabel Prestasi. Analisis regresi menggunakan metode Enter. Tidak ada variabel yang dibuang sehingga pada kolom Variables Removed tidak ada angkanya atau kosong.
Tabel "ANOVA" memberikan informasi tentang ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel prestasi. Pembahasan tentang pengaruh simultan ini dapat anda simak pada artikel: Cara Melakukan Uji F Simultan dalam Analisis Regresi
Tabel "Coefficients" memberikan informasi tentang persamaan regresi dan ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap variabel prestasi. Adapun rumus persamaan regresi dalam analisis atau penelitian ini adalah sebagai berikut:
Y = a+b1x1+b2x2 atau Y = 2,612 + 0,192 + 0,888
Sementara, untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel minat dan motivasi secara parsial (sendiri-sendiri) terhadap variabel prestasi, maka pembahasannya dapat anda simak pada artikel berikut: Cara Melakukan Uji t Parsial dalam Analisis Regresi dengan SPSS
Berdasarkan keempat output di atas, maka kita dapat membuat ringkasan hasil analisis regresi multiples seperti gambar di bawah ini.
Ringkasan tabel di atas berguna untuk mempermudah para membaca dalam melihat gambaran hasil analisis regresi yang terdapat dalam penelitian kita. Dengan demikian tabel output analisis regresi multiples tersebut tidak perlu dimasukkan secara utuh dalam BAB pembahasan penelitian, namun cukup dicantumkan dalam lampiran penelitian saja.
Demikian panduan tentang Cara Melakukan Analisis Regresi Multiples (Berganda) dengan SPSS yang dapat saya tulis pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
[Kata Kunci Pencarian: Cara melakukan analisis regresi multiples dengan SPSS atau sering disebut dengan uji analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat] [Img: Dokumen program SPSS versi 21]
Lihat Juga: VIDEO Uji t dan Uji F dalam Analisis Regresi Berganda
Uji t dan Uji F itu adalah bagian dari analisis regresi linear berganda pak..
BalasHapusAssalamualaikum pak. Sya pnya penelitian pengaruh strategi SQ3R terhadap aktivitas dan hasil belajar peserta didik... kalau di analisis ini pakai uji apa pak?
BalasHapusWa'alaikumsalam.. karena jumlah variabel X ada satu dan variabel Y ada dua..maka analisis datanya menggunakan uji regresi linear sederhana dilakukan dua kali pak..
Hapus1. X terhadap Y1
2. X terhadap Y2
Maaf pak mau tanya kalau analisis regresi berganda untuk mengetahui besarnya nilai x trhdp y bagaimana ya? Terimakasih
BalasHapusCaranya dengan menghitung Sumbagan Efektif dan Sumbangan Relatif
Hapusmaaf pak mau tanya
BalasHapussaya melakukan penelitian tentang "pengaruh PAD, Belanja Daerah dan Angkatan Kerja Terhadap PDRB" di Kabupaten Temanggung dan Kota Magelang.
Masalah yang timbul, Dosen minta hasil regresi dari Kab Tmg dibandingkan dengan Magelang.
Pertanyaan saya:
1. Apakah ada dasar teori yang mendasarinya pak?
2. Data/angka yang mana yang nantinya bisa dibandingkan?
Terima kasih atas jawabannya
Maaf, Saya belum penah menghadapi kasus seperti yang diinginkan dosen bapak, namun saran saya bandingkan saja hasil analisis regresinya antara data PAD dan PDRB kab. Temanggung dengan analisis regresi data PAD dan PDRB kab. Magelang
Hapusmaaf pak, saya mau tanya?
BalasHapussaya menggunakan 3 variabel yaitu: X1, Z (Mediasi) dan Y dan menggunakan 4 Hipotesis,
1. X terhadap Y
2. X tergadap Z
3. Z terhadap Y
4. X terhadap Y dengan Z
nah saya bingung untuk menguji hipotesis ke 2 yaitu Z terhadap Y, itu pengujiannya menggunakan apa yah pak? terima kasih
punya mbak ini tetang analisis regresi menggunakan variabel moderasi mbak..persamaan regresinya sedikit berbeda..simak panduaannya ya: Analisis Regresi dengan Variabel Moderating dalam SPSS
HapusMas, tanya dunk...
BalasHapusKalau hipotesis saya diduga sbb:
1. X1 berpengaruh terhadap X2
2. X2 berpengaruh terhadap X3
3. X3 berpengaruh terhadap X4
4. X4 berpengaruh terhadap Y
Populasi 100 subyek
Apakah Pakai SPSS bisa?
Lalu cara hitungnya seperti 2 varibel ya?
mohon penjelasannya.
Pak, bagaimana cara analisisnya bila:
BalasHapusH1 = pengaruh X1 terhadap x2
H2 = pengaruh x2 terhadap x3
H3 = pengaruh x3 terhadap x4
H4 = pengaruh x4 terhadap Y
apakah menggunakan analisis regresi biasa?
untuk menjawab hipotesis ini adalah dengan melakukan uji parsial (uji t dalam analisis regresi.. simak panduaannya:
HapusCara Melakukan Uji t Parsial dalam Analisis Regresi dengan SPSS
Maaf saya mau bertanya.
BalasHapusRumus regresi berganda :
Y =a +b1x1 +b2x2
Saya mau bertanya kalo salah satu variabel tidak ada pengaruh ke Y nya apa ?
Terimakasih
Gpp mbak salah satu variabel tidak berpengaruh.. ini wajar kok
HapusSaya juga seperti ini.
BalasHapusAssalamualaikum, Pak
BalasHapusSaya mau tanya kalau misalnya saya punya dua variabel bebas dan satu variabel terikat, yang terdiri dari beberapa pertanyaan. Apakah ketika diinput ke spss, menggunakan nilai rata-rata dari setiap variabel?
Terima kasih, Pak
Wa'alaikumsalam..boleh menggunakan nilai rata-rata atau skor toal jawaban dari masing-masing responden..nanti hasil kesimpulannya sama kok
Hapusmakasih. pembahasan tentang regresi ganda sangat bermanfaat
BalasHapusSama-sama pak..semoga sukses dan lancar ya untuk penelitiannya
Hapusselamat siang pak saya mau bertanya,
BalasHapusbagaimana cara menggunakan skor faktor, hasil dari analisis faktor, untuk dilanjutkan dengan analisis regresi linear ya pak? saya menggunakan software SPSS.
Pakai skor total untuk masing-masing variabel penelitian
Hapuspa maw tanya..
BalasHapushasil uji regresi linear sederhana.untuk 2 variabel..x dan y saya.. r=.910 sedangkan standarized coefficients nya -.910..kenapa r nya positif ya? padahal hubungannya negatif..
R berganda akan tetap positif nilainya pak walaupun betanya -0,910
Hapusmas mau tanya kalo pengerjaan dalam x1 itu terdiri dari sub variabel, x2 juga begitu, x3 jga sama, dan y pun juga terdiri dari sub variabel, nah itu cara input datanya gimana yah dari excel ke spss?
BalasHapuskalau mau menginput sub variabel maka.. yang dipakai adalah skor total per-sub variabel tersebut
HapusAssalammualaikum pak. Saya mau tanya, penelitian saya ada yg datanya berbentuk persenan (%) dan rupiah (Rp).
BalasHapusKalau dalam spss, bagaimana cara menstandarkan /menyamakan data tersebut pak? Mohon bantuannya
assalamualaikum pak saya mau bertanya
BalasHapussaya punya persamaan linier seperti ini :
y= 60,605-0,401x1-0,430x2
nb: x1= penyalahgunaan TI x2= integritas mahasiswa y=perilaku kecurangan akademik
saya minta tolong interpretasikan konstanta dalam persamaan linier tersebut pak, karena saya bingung. hehe
terimakasih
Maaf pak ingin bertanya, jika variabel X saya terdiri dari variabel operasional X1.1, X1.2 dan seterusnya, bagaimana cara pengolahan data dari variabel operasional supaya pada akhirnya hanya akan didapat koefisien dari X?
BalasHapuspakai skor totalnya pak..lihat di contoh Video cara memasukkan data kuesioner skala likert di SPSS
HapusSelamat Pagi Pak,
BalasHapusMohon informasinya,
Bagaimana cara mengolah data dengan satuan yang berbeda dalam hal ini Persen (%) dan Rupiah (Rp)?
sebaiknya anda melihat video Cara Memasukkan Data Laporan Keuangan (Data Sekunder) di SPSS
HapusSelamat sore mas, saya mau nanya. X nya cuma 1 dan Y ada 3. Apakah diuji satu2?
BalasHapusX ini CSR
Y ini RoA, ROE, EPS.
Rumusan masalah sy itu 1.csr terhadap roa, 2.csr terhadap roe, 3.csr terhadap eps.
Gmna pndapatnya mas?
kalau seperti itu kasusnya maka anda menggunakan regresi linear sederhana dilakukan 3 kali uji pak (Artinya satu-satu)
HapusSelamat siang pak.
BalasHapusSaya lina, saya sedang skripsi. Boleh saya nanya pak?
Kenapa variabel independen saya tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. Baik itu dlm uji t maupun uji f. Bagaimana solusinya pak? Saya binggung. Kata dospem saya harus mempunyai pengaruh. Berdasarkan pengujian saya sebelumnya semua model regresi berdistribusi normal kok. Tapi kenapa pas di pengujian terkhir ini utk membuktikan hipotesis saya sebelumnya, namun sama sekali tidak mempunyai pengaruh. Mohon bantuannya pak.
Siang mbak lina..sudah kontak saya via wa ya.. gpp kok mbak kalau memang berdasarkan hasil analisis regresi tidak terdapat pengaruh.. paparkan saja hasil sesuai fakta analisis..semoga sukses
HapusSelamat malam Pak.. Maaf saya mau tanya konstanta persamaan regresi saya itu sampai 11, padahal skala likertnya itu 1-5.. Itu bagaimana ya Pak? Karena saya sudah cek dari uji normalitas - heterokedastisitas tidak ada yang salah. Mohon penjelasannya. Terima kasih Pak.
BalasHapusSaya belum menemukan teori yang menyatakan nilai constanta itu pasti antara 1-5 jika data yang di input menggunakan skala likert 1-5. perlu diketahui kalau nilai constanta itu juga bahkan bisa negatif (-) padahal tidak ada nilai minus yang di input di SPSS.
HapusJadi gini constanta punya anda 11,... sekarang coba yang di input ke SPSS nilai rata-rata (bukan skor total), nanti nilai constantanya 1,1..
Assalamu"alaikum wr.wb mas sahid raharjo..
BalasHapusMa'af mengganggu..saya mau bertanya..
Judul skripsi" pengaruh penerapan etika bisnis islam terhadap kepuasan pelanggan dan kemaslahatan usaha umkm (studi kasus depot kayu bakar jaya kota pekalongan)"
Untuk menganalisis sebaiknya menggunakan analisis apa mas? Dan rumus variabelnya bagaimana?
Wa'alaikumsalam. ada data pretest dan post testnya atau tidak ya?
Hapusmalam pakk.. mau tanya dong. cara agar koefisien itu negatif bagaimana ya?
BalasHapusAgar koefisien regresinya negatif, maka antara data variabel X dengan variabel Y harus bersebrangan. misal X naik maka Y turun
Hapusmasih aktif kah?
BalasHapusMasih aktif kok mbak.hehe
HapusAssalamu'alaikum pak, boleh nanya?
BalasHapusbegini pak judul skrpisi saya adalah Bimbingan Konseling Trait and Factor (X1/depanden)Terhadap Kemudahan Siswa dalam Memilih Program Perkuliahan(Y indepanden) dengan Pemahaman Potensi Diri sebagai Variabel Intervening (X2/depanden)pada Siswa Kelas XII MAN Sampang
jika di input dala constanta signifikansi X1 ,200 sedangkan X2 0,000
apakah masih bisa tetap dihitung lebih lanjut pak?
Wa'alaikumsalam. saya pikir masih bisa kok mbak selama model regresi berdistribusi normal
HapusPak, mau tanya, kalo regresi berganda sama regresi lag itu beda ya?
BalasHapusKalo boleh buat tutorial juga pak mengenai regresi Lag.. Makasih pak
Assalamualaikum, saya mau tanya.
BalasHapusjudul skripsi saya itu tentang "efektivitas kompres hangat dan kompres dingin terhadap hipertermi" nah saya ingin mengetahui lebih efektiv mana kompres hangat atau kompres dingin itu dengan uji apa ya pa, soalnya saya di sarankan untuk memakai uji regresi oleh dospem namun saya tidak paham dengan pemaparan di atas.
terimakasih
Wa'alaikumsalam. sampel yang dipakai sama atau beda (artinya pasien yang mendapatkan kompres hangat dan kompres dingin itu sama atau tidak) jika sama maka artinya adalah sampel bepasangan. maka untuk melihat efektifikas kompres tersebut adalah dengan uji paired sample t test
HapusPak kalai misal variabel Y nya adalah konerja keuangan dengan 3 indikator bagaimana?
BalasHapuspakai skor total dari ketiga indikator tersebut
HapusPak saya mau tanya ,kalo misal dalam satu variabel itu ada 9 item pertanyaan kan menurut bapak itu bisa di rata rata maupun di jumlah kan?kalo pun di rata rata kan hasilnya itu tidak bulat ya pak ,apa itu perlu di rubah ke interval lagi atau biarkan saja seperti itu kan hasilnya juga tidak bulat pak?trimakasih pak mohon bantuannya
BalasHapusBisa pakai nilai rata-rata bisa juga skor total, nanti hasilnya sama kok. boleh di intervalkan dulu boleh juga langsung nanti selisih hasilnya juga tidak jauh beda. jadi silahkan pilih salah satu
HapusAssalamualaikum Pak. Saya ingin bertanya
BalasHapussaya memiliki 2 variabel x (x1,x2) dan satu variabel ya. kedua variabel x saya multidimensional dan saya ingin mencari dimensi mana yg paling berpengaruh.
jika menggunakan regresi ganda, apakah saya harus memasukkan skor tiap dimensi (x1,x2) secara bersamaan, atau harus dipisah dimensi x1 dengan y dan dimensi x2 dengan y? terima kasih pak sebelumnya
Wa'alaikumsalam. untuk uji dimensi cukup gunakan skor tiap-tiap dimensi secara bersamaan lalu dikorelasikan dengan dimensi varaibel Y
Hapusmaaf pak saya mau tanya, untuk variabel terikat dan bebas dalam bentuk kualitatif apakah bisa dianalisis menggunakan linier berganda ? dengan variabel terikatnya keenggangan petani dalam melakukan pengolahan hasil dan variabel bebasnya adalah teknologi, pengetahuan, penyuluh dan motivasi serta modal (dalam bentuk rupiah)?
BalasHapuspermisi pak, saya mau tanya. kalau regresi linier berganda itu apa bisa dibuat grafik seperti uji linier sederhana? semisal bisa, apa bapak ada tutorialnya? saya menggunakan variabel independen (X1 dan X2) ke variabel dependen (y1)
BalasHapusterimakasih pak sebelumnya. mohon bantuannya
Bisa kok pak. mungkin yang ada maksud adalah kurva dalam uji t. ini panduannya: Cara Melakukan Uji t Parsial
HapusSelamat sore pak,
BalasHapusSaya ingin bertanya pak, untuk hasil "constant" bernilai negatif di unstandarlized pada kolom "B" apakah tidak apa2 pak? dan kalo boleh tau itu apa ya artinya pak dan biasanya sumber angka tersebut bisa minus darimana ya pak?
Sekian, terimakasih.
Dalam hal nilai constanta negatif, maka nilai tersebut tidak perlu di maknai, cukup fokus pada pengaruh variabel X terhadap variabel Y. referensi: Dougherty, C. 2002. Introduction to econometrics. 2nd ed. New York: Oxford University Press
HapusAssalamualaikum pak sahid raharjo, mohon maaf menggangu, saya sedang galau dengan skripsi saya pa. Saya menggunakan 2 variabel x dan 1 variabel y. Variabel x1 saya adalah stres, variabel x2 coping stress, dan variabel y motivasi belajar. Variabel coping stress adalah variabel komposit, dimana didalamnya terdapat sub variabel lgi.
BalasHapusRumusan masalah dalam penelitian saya adalah :
1. Apakah ada pengaruh antara var x1 dan x2 thd y
2. Seberapa besar pengaruh var x1 thd y ?
3. Seberapa besar pengaruh var x2 thd y ?
4. Bentuk coping stress (x2) apa yg paling banyak digunakan responden ?
5. Tingkat stres apa yg paling banyak dialami oleh responden ?
Untuk menjawab rumusan masalah di skripsi saya, sebaiknya saya menggunakan analisis apa ya pak ? Mohon bantuannya,terimakasih, semoga ilmu yg diberikan menjadi ladang pahala untuk bapak.
Wa'alaikumsalam. untuk menyelesaikan persoalan di atas, maka perlu:
Hapus1. Uji Instrumen (uji validitas dan reliabilitas)
2. Uji Asumsi Klasik (uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas)
3. distribusi frekuensi sub variabel dan variabel.
4. Analisis regresi linear berganda (uji t, uji F, koefisien determinasi, dan SE SR)
Selamat malam, saya mau tanya, jika saya punya 9 variabel bebas dan 1 variabel terikat apakah bisa secara berasamaan ke 9 variabel itu di uji dengan regresi linear berganda? Atau cuma 3 variabel bebas saja yg bisa. Apakah punya batasan jumpah variabel bebasnya? Soalnya saya masukin kesembilan variabel bebasnya error, mohon bantuannya 😉🙏
BalasHapusSebenarnya tidak ada batasan terkait jumlah variabel independent (bebas) yang dipakai. muncul error itu ada banyak faktor. misal jumlah sample tidak sebanding dengan jumlah variabel atau variasi data membentuk pola tertentu. dan lain sebagainya
HapusPermisi saya mau bertanya, pada skala pengukuran skripsi saya, saya menggunakan skala ordinal, apakah saat mengolah data kuesioner, bisakah saya menggunakan cara tersebut? Atau kah berbeda? Dan apakah pada variable view pada measure perlu saya ganti menjadi ordinal, ataukah tetap scale, terima kasih.
BalasHapusBisa dengan cara sesuai di atas, data yang saya analisis ini juga dari kuesioner dengan skala likert kok. untuk bagian measure pakai scale atau default aja. nanti hasilnya sama
HapusTerima kasih atas jawabannya sangat membantu. Kalau boleh saya ingin bertanya lagi, jika pada uji t penelitian saya salah satu variabel x terhadap variabelnya y tidak berpengsruh, apakah penelitian dianggap gagal? Terima kasih.
HapusAsal penelitian anda sudah mengikuti prosedur maka penelitian tersebut tidak gagal. penelitian kuantatif pada dasarnya hanya untuk membuktikan (menguji teori) melalui uji hipotesis penelitian. Adapun hasil menunjukkan tidak ada pengaruh variabel X terhadap Y maka itu wajar-wajar saja.
HapusTerima kasih atas jawabannya, sangat membantu saya. Sukses selalu ...
HapusSiang Pak
BalasHapusSaya mau nanya, saya memakai tiga variabel bebas dan dua variabel terikat ( pengaruh x1, x2 dan x3 terhadap y1 dan y2) itu seperti apa yaah caranya ?
terimakasih.
Jika seperti itu variabelnya maka uji regresi linear berganda dilakukan sebanyak dua kali. pertama X123 terhadap y1 kemudian x123 terhadap y2
HapusPak saya ijin bertanya, dalam proses pengujian uji regresi linier berganda itu dilakukan sebelum menguji asumsi klasik atau bersamaan dengan uji hipotesis? Karena saya pernah melihat suatu buku yang mengemukakan bahwa pengujian uji asumsi klasik dapat dilakukakan bersamaan dengan analisis regresi linier berganda, mohon pencerahaannya pak
BalasHapusSecara teori uji asumsi klasik itu adalah syarat dari analisis regresi, maka namanya syarat harus dilakukan terlebih dahulu. tetapi dalam prakteknya bisa kok uji asumsi klasik ini dilakukan secara bersamaan ketika kita melakukan proses analisis regresi linear berganda dengan program SPSS.
HapusMas mau nanya nih tentang penjelasan arti dari persamaan regresi tentang regresi linear berganda, ( Y = -26325,566 + (10693,521) T. Kerja + 0,011 Modal + e ) itu maksudnya gimana ya mas?
BalasHapusPermisi saya mau tanya, bagaimana cara membaca hasil analisis regresi berganda untuk non-random sampling? Saya ingin tahu apakah ada pengaruh dari setiap variabel X terhadap Y.
BalasHapusKata dosen saya harus dibandingkan dengan persamaan regresinya atau dari tabel koefisiennya dan bila angka dekat dengan 0 maka tidak ada pengaruh dan bila jauh dari 0 ada pengaruh. Saya bingung maksudnya angka mana yang dilihat jauh atau dekatnya dari 0 di tabel koefisiennya? Dan bagaimana menetukan kalau angka itu memang jauh atau dekat dari 0?
Karena kata dosen saya kalau non random tidak boleh dibaca sig nya.
Saya malah baru tahu kalau non random tidak boleh mengacu pada nilai signifikansi pada uji regresi linear berganda. Kalau begitu coba tanyakan ke dosen apakah pengambilan keputusan dalam uji ini boleh berdasarkan perbandingan antara nilai t hitung dengan t tabel?
HapusMaaf bang mau tanya
BalasHapusSaya memakai 2 independen dan 3 dependen. Sebaiknya menggunakan analisis apa ya bang? Berupa kuesioner ini bang
Gunakan analisis regresi linear berganda sebanyak 3 kali uji
HapusMaaf pak saya mau tanya
BalasHapusSaya memakai 1 variabel independen, 3 variabel dependen, dan 1 variabel moderasi. Sebaiknya saya harus menggunakan analisis uji apa saja ya pak?
Terima kasih.
Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi dengan variabel moderasi, panduan uji tersebut ada di youtube saya mbak
Hapusselamat sore pak.. saya mau tanya?
BalasHapussaya menggunakan judul pengaruh kompensasi dan lingkungan terhadap disiplin kerja, namun disini hasil dari uji T secara parsial menunjukan bahwa, pengaruh kompensai terhadap disiplin kerja yaitu T hitung yang didapat hasilnya lebih kecil dari pada T tabel. itu artinya kompensasi tidak ada pengaruh terhadap disiplin kerja, jadi penelitian ini dikatakan berhasil apa tidak??/
apakah boleh suatu penelitian mempunyai hasil seperi itu..
terimakasih
boleh kok pak. penelitian itu apa adanya sesuai dengan hasil analisis
HapusAssalamualaikum pa.. Sebelumnya saya sangat senang dengan adanya spss indonesia karna setiap postingannya sangat bermanfaat.. 😊😊 jadi begini pa saya sedang mengerjakan skripsi dan saya masih bingung bagaimana cara analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik pa.. Karna saya liat belum ada postingan tentang uji tsb pa.. Terima kasih banyak pa semoga dibaca ya komentar saya ini.. 😊😊😊
BalasHapusWa'alaikumsalam. terimakasih atas masukkanya. semoga panduan uji regresi logistik bisa segera rilis
HapusAssalamualaikum pa.. Izinkan saya untuk bertanya pa.. Saya bingung utk menentukan uji yg hrus digunakan dalam penelitian saya pa.. Saya ingin mengetahui adanya pengaruh antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penggunaan obat antibiotik secara bersama2 pa.. Jadi saya disini memiliki 2 variabel independen dan 1 variabel dependen data yang digunakan berupa kategorik pa.. Kira2 uji apa yang tepat untuk penelitian saya ini pa?? Terima kasih ditunggu jawaban dari bapa😊
BalasHapusTerima kasih, Pak. Sangat bermanfaat
BalasHapusSaya ingin bertanya. Saya akan analisis regresi untuk pengaruh sosio-demografi (pekerjaan, gender, usia, dan tingkat pendidikan) terhadap pengetahuan dan partisipasi. Apakah ini memungkinkan? Mengingat variabel sosio-demografi berupa data nominal dan ordinal. Terima kasih
Selamat siang pak,ingin bertanya, jika saya mau mengukur kondisi H-1, dan H terhadap suatu parameter yang mana parameternya ini ada banyak, dan ada 4 variable perancu,analisis yang harus saya gunakan bisa memakai ini? Tapi bagaimana?
BalasHapusperimisi saya mau tanya metode apa yang dipakai untuk melihat pengaruh suatu variable (suhu ruangan) terhadap variable ( x = barang a) dan pengaruh suhu ruangan terhadap variable ( y = barang b)
BalasHapusSaya mau tanya pak, untuk pengujian Y1 terhadap Y2 itu bagaimana ya caranya?
BalasHapusTerimakasih
Kak mohon maaf saya mau bertanya, kebetulan saya meneliti pengatuh variabel x terhadap variabel y dengan z sebagai variabel intervening,
BalasHapusTapi dalam variabel x terdapat variabel x1, x2, x3 dan x, yang kemudian diuji secara parsial.
Tapi karena x merupakan hasil penjumlahan dr x1+x2+x3 maka trjadi multikoleniaritas
Untuk mengatasinya seharusnya bagaimana ya kak?
Terimakasih sebelumnya
Maaf mau nanya pak, bagaimana cara/tutorial uji elastisitas atau uji koefisien beta di spss pak? Atau mungkin ada rekomendasi buku cara/tutorialnya pak? Terimakasih.. Semoga dibalas segera 🙏
BalasHapusMaaf mau nanya pak, bagaimana cara/tutorial uji elastisitas atau uji koefisien beta di spss pak? Atau mungkin ada rekomendasi buku cara/tutorialnya pak? Terimakasih.. Semoga dibalas segera 🙏
BalasHapussalam, saya mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dan sudah sampai BAB 4 untuk melanjutkan penyusunan, saya mau bertanya bagaimanakah cara membaca tabel hasil regresi berganda. terutama cara membaca hasil konstanta alpha(Beta) ketika kita menjelaskan hasil dari SPSS tersebut. terimaksih sebelumnya..
BalasHapusMaaf saya mau tanya pak semoga masih dibalas. Jika rumusan masalah saya:
BalasHapusX1 ke y
X2 ke y
Y ke Z
Dengab y variabel intervening. Apakah analisis datanya bisa menggunakan regresi berganda?
Terima kasih sebelumnya
Assalamualaikum kak, caranya mengubah tingkat alpha menjadi 10% bagaimana? apakah jika tingkat alpha di ganti maka hasil uji F dan R square juga berubah?
BalasHapusAssalamualaikum kak, bagaimana caranya mengubah tingkat alpha menjadi 10%? dan apakah jika tingkat alpha dianti menjadi 10@ hasil uji F dan R square juga akan berubah?
BalasHapusassalamualaikum warahmatullah
BalasHapuspak saya mau bertanya :
- pada pengujian regresi berganda biasanya dilakukan uji asumsi klasik, saya sedang melakukan skripsi dengan tools regresi berganda ini mengenai pengaruh loyalitas, pada regresi berganda ini uji asumsi klasik ada uji normalitas, linearitas, heterokedastisitas, homoscedasticity dan autokorelasi,
>>> jadi pertanyaan saya apabila ada salah satu variabel yang tidak lolos salah satu uji asumsi klasik misal dia tidak linear namun pada uji lainnya lolos, apakah uji tersebut dapat dibuang dan tidak dimasukan dalam pengolahan regresi atau harus dibuat menjadi lolos dalam pengujian asumsi klasik tsb ?
terima kasih
Wassalamualaikum warahmatullah
Assalamualaikum pak saya mau bertanya apabila salah satu variabel tidak lolos dalam salah satu uji asumsi klasik namun pada uji lainnya berhasil lolos, apa tidak apa apa variabel tersebut dibuang alias tidak digunakan dalam pengujian regresi berganda ?
BalasHapusSelamat sore pak.
BalasHapusBoleh nanya gak ya. saya melakukan penelitian dengan variabel nya x1(kualitas produk) 3 pertanyaan
X2(harga) 3 pertanyaan
X3(lokasi) 4 pertanyaan
Y(keputusan pembelian) 7 pertanyaan
Nah saya memakai uji apa aja ya pak, saya jurusan manajemen.
Terimakasih
Selamat siang pak, saya ingin bertanya, apabila hasil analisis regresi linear berganda itu positif tetapi di hasil uji parsialnya ternyata tdk ada pengaruh pak, apakah itu normal?
BalasHapussalam,
BalasHapusapa uji statistik yang sesuai digunakan jika ingin mengkaji bagaimana dampak/ efek dari variabel A (Variabel bebas) terhadap variabel B dan C (sm2 variabel terikat)? uji apakah yang sesuai digunakan? terimakasih
Bagaimana jika utk melihat hubungan 2 variabel terikat dan 1 variabel bebas secara parsial maupun simultan?? Mohon pencerahannya. Terimakasih
BalasHapusPak mau bertanya apakah y1 dan y2 bisa di analisis Dengan regresi, klo bisa gimana caranya ??
BalasHapusApakah salah satu variabel dr y1 dan y2 ada yg menjadi variabel independen atau x, di dalam SPSS??
Apakah y1 dan y2 bisa di analisis regresi, gimana caranya pak??
BalasHapusPak saya mau tanya hasil uji multikol dan uji berganda hasil signya beda apa itu tidak masalah.. saya pakai 2 var independen 1 var moderasi dan 1 dependen..
BalasHapussoalnya yg d uji multikol ada 3var independen tp yg d berganda hanya ada 2 var independennya apa nilai sig.nya gara* jmlah variabel trsb..
Pak mau tnya saya kn pakai uji variabel berganda dan uji variabel moderasi..
BalasHapuswkt uji multikol nilai signifikan x2nya tidak berpengaruh tp wkt uji regresi berganda itu x2nya berpengaruh..
Kira* knpa y pak.. apa gara* wkt uji multikol ada 3 variabel indenpend (x1, x2 & z) dan uji berganda hanya ada 2variabel independen(x1 & x2)
siang pak sahid, saya ingin bertanya pak. saya punya 5 variabel, nah dospem saya ingin variabel itu diuji satu-satu, misalnya variabel 1 ke 2, 1 ke 3 dst lalu variabel 2 ke 3, 2 ke 4 dst, var 3 ke var 4, var 3 ke var 5. itu bagai mana ya pak? saya bingung karena setiap variabel bisa menjadi dependen dan independen jika seperti itu
BalasHapusSaya mau tanya mas.jika nilai constantnya 1.118E-14.trus variabel bebasnya kn ada 6.dan nilai dari semua variabel nya 1.000.
BalasHapusItu bagaimana penulisan persamaan regresi berganda nya mas?mohon solusinya
Saya mau tanya mas.jika nilai constantnya 1.118E-14.trus variabel bebasnya kn ada 6.dan nilai dari semua variabel nya 1.000.
BalasHapusItu bagaimana penulisan persamaan regresi berganda nya mas?mohon solusinya
Assalamu'alaikum pak, ijin bertanya. Penelitian saya tentang pengaruh (X1, X2, Y). Nah dosen saya menyarankan agar saya menggunakan teknik analisis data seperti korelasi parsial, korelasi berganda, regresi berganda. Apakah tahapan yg saya sebut sudah urut? Dan apakah harus ada tahap lain, selain yg saya sebutkan? Terima kasih
BalasHapusPagi pak, skripsi saya pakai analisis regresi liniee berganda, tapi setelah dilakukan pengujian hasil nya Y=14,760-0,60-0,45-0,43. Itu artinya apa ya pak ? Terimakasih
BalasHapusPak , kalo saya hanya menggunakan uji normalitas, regresi berganda dan koefisien determinasi apakah boleh ? Soalnya menurut saya uji linearitas multikorelasion gak begitu pengaruh
BalasHapusSelamat siang...
BalasHapusPak saya ingin bertanya, dalam penelitian multivariate (seperti penelitian yang saya lakukan, dimana ada 2 variabel X dan 1 variabel Y), apakah uji Statistik F harus dilakukan? atau boleh jika tidak dilakukan/diadakan?
Mohon bantuannya, terimakasih
Selamat malam pak, saya mau tanya, kalau saya menggunakan 1 variabel independent 2 variabel dependen itu menggunakan analisis apa ya pak?
BalasHapusmaa pak mau tanya
BalasHapussaya meneliti 5 variabel X (x1,x2,x3,x4,x5) apakah perpengaruh terhadap varibel Y, data analisis semuanya sudah di transformasikan ke logaritma natural (ln) tetapi waktu saya analisis salah satu variablenya masuk ke kolom exclude variable, apakah penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya pak
terimakasih sebelumnya
Dear Bp. Sahid,
BalasHapusMohon dibantu jawab pertanyaan dari saya.
Apakah sebuah model penelitian 4 variabel independen, 1 moderasi (dengan 2 proksi), dan 1 dependen memungkinkan untuk tidak perlu menguji pengaruh antar variabel independennya? Jadi hanya kita uji pengaruh variabel independen terhadap dependen dengan adanya moderasi?
Dosen saya bertanya apakah ada dasar penelitian yang tidak mengharuskan uji pengaruh antar variabel independen?
Mohon Bp. Sahid bantu menjawab, terima kasih sebelumnya.
Dear Bp. Sahid,
BalasHapusMohon bantuan jawab dari Bapak.
Model penelitian saya terdiri dari 4 variabel independen, 1 moderasi (dengan 2 proksi), dan 1 variabel dependen. Dosen saya bertanya apakah mungkin untuk tidak perlu uji pengaruh antar variabel independennya? Kalo memang iya (jadi hanya uji pengaruh antara variabel independen terhadap dependen dengan moderasi), dasar teorinya apa?
Mohon kesediaan Bp. Sahid membantu memberikan jawaban tersebut. Terima kasih sebelumnya.
pak saya mau nanya
BalasHapusapakah untuk data panel unbalanced bisa dilakukan uji regresi berganda pada aplikasi SPSS?
terima kasih
Siang pak, ada yg mau saya tanyakan
BalasHapusHasil output spss saya pada kolom unstandardize coefficients B yaitu
nilai constan : -251,181. X1 : 393,030. X2 : 291,602. X3: -169,269. Kenapa hasil output saya bisa sebesar ini ya pak? Padahal data saya lulus uji asumsi klasik. Data yg saya pakai adalah laporan keuangan di idx.
Maaf pak saya mau bertanya..
BalasHapusapabila satuan dari variabel yabg saya uji berbeda. ada yang rasio dan ada yang rupiah. bagaimana cara nyamainnya ya pak
? mohon pencerahannya
Selamat sore mas
BalasHapusBagaimana jika terdapat 6 variabel independen dan 1 variabel dependen ?
Apakah bisa menggunakan SPSS ?
Karena dioutput df selalu 4 padahal variabel bebas nya 6 🙏🏻
Asslamu Alaikum Wr. Wb. Mau tanya mas, ada beberapa jenis uji untuk analisis regresi linier berganda. Kalau yg sy buat baru uji VR. Uji Normalitas, Uji T dan Uji F, apakah ini sudah cocok mas ?
BalasHapusMas, tlg jawab pertanyaan saya, uji regresi berganda, multikuleniaritas dan linieritas hasil punya asaya gak bagus, menurut mas saya harus gimana? penelitian ulang kah? bingung sekali saya
BalasHapusHaloo pak, saya ingin bertanya apakah untuk input data yg menggunakan time series dari beberapa perusahaan ada syarat khusus?
BalasHapusMas mau nanya, saya kerja diproduksi,saya mau memprediksi Y ( jumlah barang yang dikirim kepemesan ),dipengaruhi oleh ukuran kemasan 1000ml,1500ml,5000ml dan 25liter ),ketika memproduksi barang dengan volume 1000ml dibanding dengan memproduksi 25 liter ,kapasitas pengiriman barang banyak yang ketika memproduksi 25liter an,Padahal setiap hari produksinya berbagai ukuran yaitu 1000ml,1500ml5000ml,dan 25 liter ,tergantung pesannan dari bagian pemasaran.Yang ingin saya tanyakan berapa sih ,optimalnya ? terima kasih.Salam HORMAT..
BalasHapusmantap
BalasHapusluar biasa
fantastis
Saya belum bisa download SPSS 25 disebabkan karena apa yaa..
mohon pencerahan,,,,sedang ada tugas untuk mengolah data menggunakan SPSS 25...
Mohon info cara mendownload sofware aplikasi spss 25 bagaimana yah...
Terima kasih banyak...
Salam sukses....
Bangg tanyaa dong . Kok hasil sig ku yang tabel anova sama sig coefficients hasil nya 000 semua ya ? 😢😢
BalasHapushalo Pak saya mau tanya,
BalasHapusDalam penelitian yang saya lakukan, variabel Y tidak memiliki item pertanyaan kuesioner. Bagaimana cara saya melakukan analisis regresi linear berganda? Mohon bantuannya
Pak apakah ada cara pengolahan data analisa probit?
BalasHapusselamat pagi pak, saya mau bertanya. apakah ada hubungan nilai koefisien regresi dengan nilai y? jika iya bagaimana cara menginpretasikannya
BalasHapusjika ada data kuesioner antara dampak dan tingkat kejadian yang mempengaruhi biaya (tidak ada data kuesioner untuk biaya) biya harus di hitung berdasarkan nilai probabilitas dampak dan tingkat kejadian pakah bisa dihitung dengan regresi berganda mohon pencerahannya.
BalasHapusKa, bagaimana cara mengatasi data yang terjadi heteroskedastisitas?
BalasHapusSaya ada 5 variabel dari ke 5 varianel itu ada 1 variabel yang hasilnya terjadi heteroskedastisitas. Itu bagaimana ya ka?
maaf pak mau tanya
BalasHapuskalo hasil regresi saya mempunyai nilai koefisien negatif apakah bermasalah?
Uji F sebenarnya bukan untuk menguji "variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen", karena tidak ada informasi "seberapa besar pengaruhnya" (nilai F maupun Sig/Prob tidak menunjukkan itu) dan "secara besama-sama" di dalam statistik ditunjukkan dengan perkalian antarvariabel (misal: x1*x2). Namun uji F digunakan untuk menjawab hipotesis apakah model ini dapat menggambarkan hubungan antara variabel dependen dan independen. Kalau tidak bisa (signya>alfa), maka analisis tidak dapat dilanjutkan. Untuk lebih lengkapnya silakan lihat https://www.youtube.com/watch?v=2RClsEItg0M
BalasHapusMau tanya, jika sampel setiap variabel berbeda, gimana dong? (contoh: x1 "13 sampel", x2 "46 sampel", dan y "46 sampel"
BalasHapusItu nilai T tabel F tabel nya yg mana?
Mohon pencerahannya
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusBagaimana cara mengeolah data dan mengunakan uji apa pak dengan judul 'analisis pengaruh merger dan akuisisi rasio keuangan terhadap kinerja keuangan perusahaan' dan saya memakai rasio keuangan seperti : roa,roe,der,cr dan tato.
Selamat sore pak, saya mau bertanya mengapa hasil output saya variabel independennya ada dua tapi yang muncul hanya 1 variabel independen yang di hasil output padahal sudah ikut sama persis cara Bapak hasilnya tetap sama apakah ada penagruh jenis spss nya ya?
BalasHapusTerimakasih
Sangat bermanfaat untuk menambah wawasan
BalasHapusAssalamualaikum pak
BalasHapusSaya mau bertanya
Kan saya lagi mencari nilai T dalam studi kasus skripsi saya
Data saya teridentifikasi normal
Tetapi ketika di regresi linier berganda
Tetapi nilai Tnya negatif
Dan muncul lagi tulisan excluded variabel
Kira" apa yg salah ya pak?
Pa izin nanya dan penjelasannya, kalau hasil B dari uji analisis regresi linier bergandanya ada yang pangkat minus, misal 4,238^-7
BalasHapusApakah saat dimasukan ke persamaan Y nya 4,238^-7 atau 4,238 aja? Dan hal tersebut dikarenakan apa pak, bisa hasil pangkatnya negatif minus? Apakah tidak bermasalah pak? Terimakasih bapak sebelumnya
Pa izin nanya berkaitan dengan ini saat di persamaannya di tuliskan angka aslinya pa?
BalasHapusSelamat pagi pak, maaf mau tanya.
BalasHapusSekarang saya lagi melakukan penelitian, dengan variabel x1,x2 dan y. Hasil regresi berganda pada uji t variabel x1 bernilai minus (-2.793) dengan nilai t tabel saya 0.1993
Nilai sig nya 0,007 (artinya <0.05).
Dari hasil penelitian saya apakah variabel x1 berpengaruh terhadap nilai y??? Mohon penjelasan untuk nilai t minus nya juga. Terimakasih
Selamat malam Pak,
BalasHapusSaya mau bertanya,
Apakah bisa menggunakan regresi linear berganda jika variabel X saya ada 5 dan variabel Y saya 1(standar Industri) tapi masalahnya tolak ukur standar Industri dari ke 5 variabel X berbeda beda.
Judul saya "analisis rasio Keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek"
Terimah kasih Pak
maaf pak mau nanya, semoga dijawab, apakah sebelum uji regresi linier berganda wajib melakukan uji normalitas terlebih dahulu? apakah data wajib terdistribusi secara normal dahulu sebelum masuk ke uji regresi?
BalasHapuspak sahid saya erika sedang mengerjakan skripsi yang berjudul pengaruh variabilitas perseiaan intensitas persediaan variabilitas harga pokok penjualan nah itu saya harus pakek analisis data apa dan bgaimana caranya mencari rumusnya ? saya tidak tau aplikasi spss yang mana yang harus saya gunakan karna versinya banyak saya bingung mohon bantuannya
BalasHapusassalamualaikum pak, izin bertanya. apakah bisa ada perbedaan nilai r ketika menghitung manual dan menggunakan rumus otomatis di spss untuk 3 variabel bebas? terimakasih sebelumnya pak
BalasHapusSiang... pak bagaimana caranya kita menjelaskan tentang nilai hasil output (Persamaan regresi) dari nilai Unstandardized coefficients (B) ??
BalasHapusmaaf pak mau bertanya
BalasHapussaya memakai data dari angket ( likert ) apakah bisa langsung menggunakan Uji Regresi Linier Berganda atau ada tahap dulu yang lain baru menggunakan Uji Regresi Linier Berganda ?
mohon dijawab pak
Maaf terlambat update. Link download sudah saya perbaiki. Mohon dapat dipergunakan secara bijak dan semoga sukses lancar untuk tugas SPSS nya. terimakasih
BalasHapusbg,klo misalnya pada tabel coeffisien a nya di bagian unstandardizet coofesien dikolom b itu saya liat di tabel abang ada dua ribuan tpi dikolom saya ini -910 itu gimana bang ?
HapusSelamat pagi mas
BalasHapusSaya ingin bertanya untuk penelitian korelasional itu metode analasis datanya yang tepat menggunakan analisis regresi ganda atau analisis korelasi parsial? dan apa perbedaannya ya mas?
Terima Kasih banyak mas
Maaf pak mau bertanya, misal mau meneliti nih pak dengan judul "Pengaruh PAD, DAU, DAK, DBH terhadap pertumbuhan PDRB". Untuk data Variabel bebasnya (X1, X2, X3, X4) dalam bentuk Nominal pak sedangkan Variabel Terikatnya (Y) dalam bentuk persen. Bagaimana jalan keluarnya pak?
BalasHapusSelamet Siang, Bagagaimana Cara analisa PATH menggunakan data time series Lap. Keua. Neraca dan PSS perusahaan Industri yang terdaftar di BEI, terima kasih
BalasHapusMas mau tanya dong kalau 1 variabel bebas dan 2 variabel terikat apakah juga bisa pakai analisis regresi ganda? Atau pakai apa?
BalasHapusTerimakasih 🙏
Maaf pak ijin bertanya. Saya sedang melakukan penelitian pengaruh sebelum dan sesudah. Yaitu pengaruh modal dan jumlah produksi sebelum dan sesudah Covid terhadap pendapatan. Apakah bisa menggunakan analisis regresi berganda? Terimakasih pak
BalasHapusHaloo, terimakasih ilmunya sangat bermanfaat.. saya mau nanya kalo pembahasan regresi logistik berganda atau non-liniernya ada tidak pak? saya bingung buat memahami itu karena di web lain bahkan di youtube penjelasannya cukup membingungkan, terimakasih
BalasHapusapakah untuk analisis regresi harus dilihat dulu korelasinya melalui analisis korelasi parsial pak?
BalasHapusmohon penjelasannya, 2 kali proses analisis itu dilakukan satu persatu semisal x thd y1, dan x thd y2 apakah benar seperti itu?
BalasHapuskalau hasil dari analisis ini pada tabel anova nilai sig lebih dar1 0,05 bagaimana
BalasHapusmau tanya min, skripsi saya ingin melihat pengaruh x1 dan x2 terhadap y dan metode yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. dan ternyata hasil data tidak normal. setelah dilakukan transform data juga tetap tidak bisa. jadi saya menggunakan analisis hipotesis kendalls tau b.
BalasHapusyang ingin saya tanyakan apakah analisis kendalls tau b bisa melihat pengaruh antara variabel x1 dan x2 terhadap y? atau analaisis kendalls tau b hanya bisa melihat arah hubungan x1 terhadap y dan x2 terhadap y saja?
jika memang hanya bisa melihat hubungan antara x1 terhadap y dan x2 terhadap y saja, apakah ada metode non parametrik lain yang bisa digunakan untuk melihat hasil pengaruh x1 dan x2 terhadap y seperti penelitian saya ini?
mohon bantuannya, terimakasih.
selamat pagi pak mau tanya, saya mau melakukan penelitian tentang pengaruh uji stres secara fisika dan kimia terhadap tingkah laku dan sintasan pada larva udang vaname. metode regresi apa yang cocok untuk analisis data saya pak?
BalasHapusijin bertanya, bagaimana jika data variabel dependen dan independennya adalah pengukuran pre post pak?
BalasHapusPak izin bertanya, penelitian saya kan judulnya pengaruh modal kerja dan likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur, dan untuk penelitian nya itu ambil dari tahun 2021, 2022, sama 2023, nah itu untuk pemberian variabel nya (X,Y)bagaimana jika menggunakan uji regresi linier berganda? Mohon bantuannya pak
BalasHapus