Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap
Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap | Selamat pagi kawan-kawan semua yang sedang berusaha dengan serius untuk segera menyelesaikan tugas, skripsi maupun tesisnya semoga tetap bersemangat. oke, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara melakukan uji path analysis atau yang lebih populer disebut dengan analisis jalur, atau ada juga yang menyebutnya dengan istilah analisis regresi menggunakan variabel intervening. Seperti biasanya, dalam artikel tutorial kali ini saya masih mengandalkan bantuan program SPSS versi 21. Catatan pentingnya adalah bagi anda yang ingin benar-benar bisa dan mampu melakukan analisis ini, saya sarankan untuk memperhatikan artikel tutorial mengenai analisis Jalur dengan seksama dan teliti, karena ini agak sedikit rumit tidak seperti biasanya, hehe.
Analisis jalur atau path analysis merupakan bagian lebih lanjut dari analisis regresi. Dimana, jika dalam analisis regresi umumnya digunakan untuk menguji apakah ada pengaruh langsung yang diberikan oleh variabel bebas terhadap variabel terikat. Sementara itu, analisis jalur tidak hanya menguji pengaruh langsung saja, tetapi juga menjelaskan tentang ada atau tidaknya pengaruh tidak langsung yang diberikan variabel bebas melalui variabel intervening terhadap variabel terikat.
Perbedaan lain yang harus anda ketahui, yang mana hasil analisis regresi terlihat pada hasil yang berada dalam tabel coefficient, hal ini menunjukkan bahwa nilai yang dipakai dalam analisis regresi terletak pada nilai coefficient regresi atau B-nya (constant ada nilainya dan X1, X2, Y, Z dan seterusnya ada nilanya pada kolom B tersebut yang membentuk persamaan Y=a+bX1+bX2+bX3 dan seterusnya), sedangkan dalam analisis jalur nilai yang dipakai adalah nilai terletak pada Beta yang membentuk persamaan Y1 =Py1x1+Py1X2+Py1.e1 dan seterusnya.
Untuk memperjelas konsep dasar mengenai analisis jalur ini, saya akan memaparkan dengan contoh yang sederhana agar anda mudah memahami apa yang saya maksudkan. Perhatikan gambar kerangka pemikiran untuk analisis jalur berikut ini.
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWuPg4imexlwTJOfMLAVf-rsZcamxTxapZThjFTBaKHKQ_QPl0W-FRdO_716PVDsnyP1A-supDifFMpy3PbWCi6RD2ZWJ8WTu0uqJVEEAXC2x7M-UGO2n5xSbHr7to8Kc6FykvheQnjVQ/s1600/Analisis+Jalur0.jpg)
Bedasarkan gambar di atas, dapat kita merumuskan sebuah hipotesis umum yang akan diajukan dalam analisis jalur yakni “Pengaruh Gaya Kepemimpinan (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) Terhadap Motivasi (Y) Serta dampaknya terhadap Kinerja Guru (Z)”. Sementara itu hipotesis yang akan di uji satu persatu antara lain:
- Pengaruh X1 dan X2 terhadap Y
- Pengaruh X1, X2 dan Y terhadap Z
- Pengaruh X1 dan X2 melalui Y terhadap Z
LANGKAH-LANGKAH UJI ANALISIS JALUR [PATH ANALYSIS] DENGAN SPSS
Untuk menguji hipotesis di atas, disini saya akan melakukan dua kali model Regresi, sebaiknya anda menyimak panduan ini dengan seksama agar tidak keliru. Dibawah ini saya akan tunjukkan tabulasi data penelitian yang akan saya gunakan dalam uji ini :
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3yShXt7ern9j0JRu1kMp1v4U9P8QEkS-je8r2QZay8W2qBH7gKcxKYGf2byCtOVyZSheaXJODHQoPbJSB48lIlrpNbeRxOohE4ccDuFbIDItgH-WnvnMDZ3O-yxhPZxBIoih3_PBU95s/s1600/Analisis+Jalur0a.jpg)
[Untuk latihan anda dapat mendownload tabulasi data yang saya gunakan: Download tabulasi data]
1. Langkah pertama adalah : Buka program SPSS versi 21 atau versi berapapun yang anda miliki, kemudian klik Variable View dan isikan kolom-kolom yang tersedia, sebagaimana petunjuk di bawah ini:
a. Kolom Name di isi dengan X1, X2, Y dan Z
b. Kolom Label untuk X1 tulis Gaya Kepemimpinan (X1), X2 tulis Lingkungan Kerja (X2), Y tulis Motivasi (Y), dan Z tulis Kinerja Guru (Z)
c. Kolom Type, Width, Decimal, Value, Missing, Coloumns, Align, Meansure : Biarkan tetap default dan tidak perlu anda ubah karena sudah otomatis menyesuaikan jenis data yang dipakai.
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRedmwbubMnqLWx1VnQIAFF5gcT2XWkjCdQntRfMMN21q81-hhXufkLBal4n59KPQ-zoc7tauTYZ4adRHbV_20DfkWVvZF4GsSJOZ4F1yoEqc8cOd_zXE0FkChAhxPlYnBRYdqdOA97Sk/s1600/Analisis+Jalur1.jpg)
2. Langkah selanjutnya klik Data View kemudian isikan data sesuai nama variabel penelitian
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioIkoCXfOGpNIKOmjhLW2Z1ZzKnyLJauhTDjJ-G4yGNPBF-pli-7xSEWq9JMySPK6tzy8YqPNJTmZl57S6icPDi8wDctk9FUkxzg6wh3drWVuS6qMrsRamXMYTyRWBTT1o8gkwkJIpOF0/s1600/Analisis+Jalur2.jpg)
3. Jika anda yakin datanya sudah tertulis dengan benar, maka langkah berikutnya klik menu Analyze – Regression – Linear
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqKom0K1zuUsgRNbnIyyWtnJYs1y14tCoNYCFkkHyMIcZFTT3aaXp2mIzx5VXhu8jx-Qb6Iq59cmD_FKwMQGJmc0ZdbPzCrYZjSrR7P6XE6OX9mU-MDgVbDIqeFqhbAZIC2qZ-2B-FvCI/s1600/Analisis+Jalur3.jpg)
4. Muncul kotak dialog Linear Regression, selanjutnya klik Gaya Kepemimpinan (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) masukkan pada kotak Independent (s), kemudian klik Motivasi (Y) pada kotak Dependent
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoSvHKPMpAh2XLZzww3WMY2j2kpxILaMDvu4WcNidFQbu_ETjcfPcpHiw4Dx1Dc4VpAD4Y_Q3SiLHHLCCkMTaazYdY7gkJpmKKypXOQ7BL8iHixzyk39RHEUWohgwaE1r__RzpTjwcpZ8/s1600/Analisis+Jalur4.jpg)
5. Jika anda sudah benar-benar yakin sesuai langkah di atas, kemudian klik Ok, maka akan muncul Output SPSS [saya menyebut output ini dengan nama Regresi Model I]
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWmRY3GAe10lIGWnfJZ0O3z9Gdce9ZeBilAVtrm62tS7AGAiB4P-PoBbASiGUuZeNQtDORjmOtRa8ZW9nchkBacFrINs8QDwUG3WdZxdTNkTIUWeVB9JuB5ftQaB72n7Lsp2_cycxl4m4/s1600/Analisis+Jalur5.jpg)
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhS1QbH3sPtNBR2Smqp4_cnTzgA_2L_ztBjk6UIB_m-UdKfWNKXF9Ixb-ABH7LYgU48EmXhVPlABeZvWLO9tvMUvV3yNw5m-krPzMHfzH0DKA1wHS94MwIXgc2eD4W8rydHpLaMTDM7kh4/s1600/Analisis+Jalur7.jpg)
[Catatan : Banyak tabel ouput yang akan muncul namun yang digunakan dalam analisis jalur hanya dua tabel di atas]
6. Pembuatan Regresi Model II, caranya sama yakni klik menu Analyze – Regression – Linear. Muncul kotak dialog Linear Regression, kemudian klik Reset (untuk mengeluarkan semua variabel), selanjutnya klik Gaya Kepemimpinan (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi (Y) pada kotak Independent (s), kemudian klik Kinerja Guru (Z) pada kotak Dependent
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgu7rV_CUvAyoN1AytmtRdAv5m4y1H6fZYp452-NLPezMR17G5Zm03fv8aTSFju_yV9sZP8Yd3QqLEHIm5obdO1dPHTVkq7CXNgNCFg3VOawatWFUOH9scfWyQ5JttEnOLKK-WR5e4merg/s1600/Analisis+Jalur8.jpg)
7. Terakhir adalah klik Ok, maka akan keluar Output SPSS [saya menyebut output ini dengan Regresi Model II]
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLOV4BXdqL6c5xqLIWRqGZGHpkOveZ-t20PH47Z-e0nOCUhDI9gJ6xxbK3UR3rpFykJIA3oijg7cEnzT942DSnAvaCMNdVGC6_MjJO-NDlhkhc2kHXwYqY5b1YmDzVElZqTgcOoiGspXs/s1600/Analisis+Jalur9.jpg)
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy5TKtWPJZolyUxTjFYg-3RzmlK6p1MFCYxSZphLr3OnOhhKPZF7UxfAVVF3xrfsnHIZBXU-Gy2RsMSgOU7CiUjDsLo0ZzT0xvkSwdqmZbzwD2citDyQ2gsXTo04qFKjrsyFv5CGz9z-4/s1600/Analisis+Jalur11.jpg)
CARA MEMAKNAI OUTPUT KELUARAN SPSS UNTUK ANALISIS JALUR
Agar anda lebih mudah dalam memahami hasil di atas, maka pada bagian interpretasi hasil ini, saya membaginya menjadi dua tahap interpretasi yakni 1) Tahap Menghitung Koefisien Jalur. 2) Tahap Uji Hipotesis dan Pembuatan Kesimpulan.
A. MENGHITUNG KOEFISIEN JALUR
Pada tahap ini kita akan menghitung Koefisien Jalur Model I dan Koefisien Jalur Model II, adapun penjelasannya sebagai berikut ini.
Koefisien Jalur Model I : Mengacu pada output Regresi Model I pada bagian tabel Coefficients dapat diketahui bahwa nilai signifikansi dari kedua variabel yaitu X1 = 0,000 dan X2 = 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil ini memberikan kesimpulan bahwa Regresi Model I, yakni variabel X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap Y. Besarnya nilai R2 atau R Square yang terdapat pada tabel Model Summary adalah sebesar 0,407, hal ini menunjukkan bahwa kontribusi atau sumbangan pengaruh X1 dan X2 terhadap Y adalah sebesar 40,7% sementara sisanya 59,3% merupakan kontribusi dari variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Sementara itu, untuk nilai e1 dapat dicari dengan rumus e1 = √ (1-0,407) = 0,7701. Dengan demikian diperoleh diagram jalur model struktur I sebagai berikut:
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglArPLT75z2BpciceJEZjoLBPLSyQILFFGYC35a-zToqrWMPI2HZ2Hi-W7SL6Ovryns3Jw3wkUx7pz7c2VY78N63a91SgPdY5Fsb_0Qs2qT9Lx9-q-wpuB00SvafAsKhgkcTRwtfvsGS4/s1600/Analisis+Jalur12.jpg)
Koefisien Jalur Model II : Berdasarkan output Regresi Model II pada bagian tabel Coefficients, diketahui bahwa nilai signifikansi dari ketiga variabel yaitu X1 = 0,026, X2 = 0,043 dan Y = 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil ini memberi kesimpulan bahwa Regresi Model II, yakni variabel X1, X2 dan Y berpengaruh signifikan terhadap Z. Besarnya nilai R2 atau R Square yang terdapat pada tabel Model Summary adalah sebesar 0,645 hal ini menunjukkan bahwa kontribusi X1,X2 dan Y terhadap Z adalah sebesar 64,5% sementara sisanya 35,5% merupakan kontribusi dari variabel-variabel lain yang tidak diteliti. Sementara untuk nilai e2 = √ (1-0,645) = 0,5958. Dengan demikian diperoleh diagram jalur model struktur II sebagai berikut:
![Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvTQ0gIljyGSb56Ilqo-2KaWYDAOik-I-rzsx2kuePaVNBH_rlwTxnn1ipVixPxRd1ObQxEnXnMRwkSfXvmTnNYJ2zbMksoHMyz9T3lpe03-nHnpuOOhhSNHpxpTpuLY7WyZDxG8pXvnk/s1600/Analisis+Jalur13.jpg)
B. TAHAP UJI HIPOTESIS DAN PEMBUATAN KESIMPULAN
- Analisis pengaruh X1 terhadap Y: dari analisis di atas diperoleh nilai signifikansi X1 sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan X1 terhadap Y.
- Analisis pengaruh X2 terhadap Y: dari analisis di atas diperoleh nilai signifikansi X2 sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan X2 terhadap Y.
- Analisis Pengaruh X1 terhadap Z: dari analisa diperoleh nilai signifikansi X1 sebesar 0,026 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan X1 terhadap Z.
- Analisis pengaruh X2 terhadap Z: dari analisa diperoleh nilai signifikansi X2 sebesar 0,043 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan X2 terhadap Z.
- Analisis pengaruh Y terhadap Z: dari analisa diperoleh bahwa nilai signifikansi Y sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan Y terhadap Z.
- Analisis Pengaruh X1 melalui Y terhadap Z : diketahui pengaruh langsung yang diberikan X1 terhadap Z sebesar 0,156. Sedangkan pengaruh tidak langsung X1 melalui Y terhadap Z adalah perkalian antara nilai beta X1 terhadap Y dengan nilai beta Y terhadap Z yaitu : 0,336 x 0,612 = 0,206. Maka pengaruh total yang diberikan X1 terhadap Z adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung yaitu : 0,156 + 0,206 = 0,362. Berdasarkan hasil perhitungan di atas diketahui bahwa nilai pengaruh langsung sebesar 0,156 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,206 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X1 melalui Y mempunyai pengaruh signifikan terhadap Z.
- Analisis Pengaruh X2 melalui Y terhadap Z : diketahui pengaruh langsung yang diberikan X2 terhadap Z sebesar 0,146. Sedangkan pengaruh tidak langsung X2 melalui Y terhadap Z adalah perkalian antara nilai beta X2 terhadap Y dengan nilai beta Y terhadap Z yaitu : 0,403 x 0,612 = 0,247. Maka pengaruh total yang diberikan X2 terhadap Z adalah pengaruh langsung ditambah dengan pengaruh tidak langsung yaitu : 0,146 + 0,247 = 0,393. Berdasarkan hasil perhitungan di atas diperoleh nilai pengaruh langsung sebesar 0,146 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0,247 yang berarti bahwa nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dari pada nilai pengaruh langsung, hasil ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung X2 melalui Y mempunyai pengaruh signifikan terhadap Z.
Dari serangkaian pembahasan atas hasil di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa hipotesis yang berbunyi “Ada Pengaruh Gaya Kepemimpinan (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) Terhadap Motivasi (Y) Serta dampaknya terhadap Kinerja Guru (Z)” dapat DITERIMA.
Saya kira sampai disini dulu pembahasan mengenai Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap yang bisa saya bagikan kepada anda semua. Semoga bermanfaat. Catatan penting terakhir adalah “tolong dibaca dengan teliti dulu sebelum mengajukan pertanyaan pada kolom komentar”..terimakasih
[Search : Cara Uji Analisis Jalur [Path Analysis] dengan SPSS Lengkap, Langkah-langkah Melakukan Teknik Analisis Jalur dengan Program SPSS, Cara Uji Regresi menggunakan Variabel Intervening dengan SPSS versi 21]
[Img : Dokumen SPSS Versi 21]
Lihat Juga: VIDEO Panduan Analisis Jalur dengan SPSS
Terimakasih atas ilmunya min , sukses kedepannya ya min !!!
BalasHapusSama-sama, senang bisa membantu, semoga sukses dan lancar ya untuk penelitiannya. Oh iya, jika anda suka dengan video panduan ini silahkan anda bagikan ke media sosial, supaya ilmu ini dapat bermanfaat bagi banyak orang yang membutuhkannya. Terimakasih
Hapusselamat siang pak. saya mau bertanya, jika x1 dan x2 mempengaruhi secara bersamaan terhadap z dengan intervening y menggunakan regresi berganda, bagaimana mengujinya pak ? terima kasih sebelumnya pak
BalasHapussaat uji heteroscedatiscity dan multicollineraty apa X, DAN Y di independet dan Z di dependent,, dan di Uji T dan F apakah masih dibutuhkan ,.. terima kasih
BalasHapusLalu ,saya harus uji analisis jalur path-nya sekali atau dua kali pak?. Kalo dicontoh kan ada koefisien jalur model 1 dan 2 .
BalasHapusIzin bertanya pak, maksud e1 dan e2 itu apaa ya? Apa itu angka epsilon untuk persamaan struktural Y dan Z?
BalasHapusJika iya, nilai epsilon itu adalah besarnya pengaruh variabel lain. Lalu sisa dari nilai koefisien determinasi itu juga kontribusi dari variabel2 lain yang tidak diteliti. Jadi makna epsilon di persamaan struktural itu sebenarnya apa ya pak? Terimakasih.
Assalamualaikum pak,,, mohon bantuannya bila penelitian saya hanya terdapat 3 variabel yaitu X1 berpengaruh thd Y,x1 berpengaruh thd Z, Z berpengaruh thd Y, X1 berpengaruh terhadap Y melaui Z.
BalasHapusBagaimana persamaan regresinya ?
Wa'alaikumsalam. kan sama saja mbak seperti contoh panduan di atas, tinggal nanti variabel X nya di kurangi satu
Hapusselamat siang pak saya ingin bertanya mengenai data penelitian saya, hasil uji normalitas tidak normal jadi saya transformasikan ke Ln dari sumber lain yg saya baca untuk pengujian asumsi klasik berikut nya data yg digunakan adalah data yg telah di transformasi ke Ln, Apakah benar seperti itu? dan untuk pengujian analysis path saya harus menggunakan data yang belum ditransformasi ke Ln atau yang sudah ditransformasi ke Ln ya pak? terimakasih dan mohon dijawab
BalasHapusSiang. Prinsipnya adalah konsisten. artinya jika anda menggunakan data transformasi untuk uji asumsi klasik, maka dalam analisis jalur anda juga menggunakan data yang sudah transformasi
Hapusterimakasih atas jawabannya, saya ingin tanya lagi penelitian saya menggunakan dua variabel intervening, maka saya harus melakukan uji asumsi klasik 3 kali? untuk menguji x ke intervening 1 , x ke intervening 2 dan x, intervening 1 dan 2 ke y ? terimakasih
HapusIya benar seperti itu mbak
HapusMaz, mo nanya. Penelitian saya kan mengenai pengaruh X terhadap Y yang dimediasi oleh Z. Nah, masing2 variabel itu ada 6 indikator. Masih bisakah menggunakan SPSS trus uji asumsi klasik yang dilakukan apa aja y mz. Adakah kontak yang bisa dihubungi
BalasHapusAbaikan dulu indikator variabel. cukup fokus pada variabel penelitian. jika ingin lengkap maka uji asumsi klasiknya mencakup uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. maaf untuk saat ini komunikasi via komentar di blog ini dulu ya
Hapuspaswornya apa ya pak
BalasHapusUntuk keamanan data password dapat anda lihat di halaman Facebook Belajar Istiqomah
HapusAssalamualaikum, pak. Kalau seumpama saya menggunakan data diskrit untuk melakukan analisis jalur bagaimana pak? Contohnya saya hendak menganalisis hubungan iklim Var suhu, var curah hujan terhadap jumlah penyakit demam berdarah. Apakah bisa?
BalasHapusAssalamualaikum Pak.
BalasHapusSaya mau bertanya, bagaimana cara melakukan uji normalitas untuk variabel yang menggunakan variabel perantara ?
Wa'alaikumsalam. menggunakan uji normalitas kolmogorov smirnov. variabel perantara di masukkan ke kolom independent
HapusTerima kasih, artikel ini sangat membantu dan penjelasannya pun dapat dimengerti dengan mudah😁
BalasHapusSama-sama. semoga sukses dan lancar untuk penelitian anda
HapusPak saya mau tanya kalo sudah menggunakan path Analisis perlu diuji pake linier berganda tidak ?
BalasHapusSaya kira masih perlu, sebab path analysis itu sebenarnya adalah bagian dari regresi linear berganda
Hapuspak mohon pencerahannya
BalasHapusjika x1 terhadap y (secara langsung)
jika x2 terhadap y (secara langsung)
jika x2 emalui z tehdapap y
bagaimana penyelesaiannya pak?
caranya sebagaimana panduan ini, menggunakan analisis jalur atau path analisys
HapusSelamat malam, Pak.
BalasHapusSaya ingin bertanya mengenai penelitian saya mengenai pengaruh variabel sosio-demografi masyarakat terhadap partisipasi yang dimediasi oleh pengetahuan.
Apakah analisis jalur bisa dilakukan untuk penelitian ini? mengingat variabel sosio-demografi yang saya gunakan ada 6 (sex, age, education, occupation) yang terdiri atas data ordinal dan nominal?
Mohon pencerahannya, Pak.
Assalamu'alaikum . Izin bertanya pak. Saya sedang menyelesaikan skripsi tentang model analisis jalur. Untuk uji asumsi klasiknya apakah cukup dilakukan satu kali saja pada model persamaan yang menghimpun semua variabel eksogen? Atau persamaan dengan variabel mediasi sebagai variabel endogen nya juga di uji asumsi klasik pak?
BalasHapusTerimakasih
Wa'alaikumsalam. idealnya uji asumsi klasik dilakukan dua kali, yakni sebelum dan sesudah adanya variabel intervening
HapusMohon maaf mau tnya sdikit melenceng dr tema...cara uji sobel dan intepretasinya jika menggunakan 2 var. Independen 1 var. Mediasi dan 1 var dependen bagaimana ya pak...saya udh nyari2 tp nemunya 3 variabel yaotu 1 var. Dep 1 var. Mediasi dan 1 var indep...trmksih mohon bantuannya
BalasHapusPa kalau analisis jalur nya 1 variabel bebas 1 variabel terikat dan 1 variabel intervening. Apakah langkah langkah nya sama seperti di atas ? Mohon di jawab pa terimakasih
BalasHapusCaranya sama kok seperti langkah-langkah dalam artikel ini. justru lebih mudah sebab variabel X (bebas) hanya 1 jumlahnya
HapusPak, mohon maaf saya ingin bertanya. Untuk tanda negatif pada koefisien jalur itu artinya apa ya pak? Misalkan, dari hasil analisis jalur didapatkan koefisien jalur dari pengaruh langsung adalah -0.9, sedangkan pengaruh tidak langsungnya adalah 0.3. Dalam hal ini lebih besar pengaruh langsung atau tidak langsung nya pak? Terima kasih banyak.
BalasHapusIzin tanya pak. Di penjelasan mengatakan h6 dan h7 nilai tidak langsung lebih besar dari pada nilai secara langsung, sehingga hubungan tidak langsung antara xyz diterima .
BalasHapusTapi saya melihat ada beberapa skripsi ada yg nilai tidak langsung nya lebih kecil dari pada nilai secara langsung dianggap tetap berpengaruh tidak langsung antara xyz, disebutkan bahwa meskipun nilai nya lebih rendah dari pada secara langsung, ada juga yg menggunakan uji Sobel untuk melihat nilai t nya .
Menurut tanggapan bapak bagaimana ? Dan sebenarnya sebagai kriteria variabel intervening diterima mempengaruhi secara tidak langsung itu apa saja??
Terima kasih banyak
Saya sangat membutuhkan pencerahan :( mohon sekali untuk dibalas !!
Terimakasih Pak Sahid.
BalasHapusAnalisis jalur yg sy lakukan: X1 dan X2 melalui Y ke Z. Y interveningnya.
Yang signifikan hanya:
X1 ke Y dan Y ke Z
apa analisis jalur yang saya lakukan bisa lanjut ?
Mohon infonya Pak
Assalamu'alaikum pak izin bertanya. Saya sedang melakukan penelitian analisis jalur. Setelah diuji hasil dari koefisien jalurnya ada yang melebihi 1 pak. Itu bagaimana penjelsannya pak? Apa ada syarat tertentu terkait rentang nilai dr koefisien jalur pak Seperti koefisien korelasi?
BalasHapusAssalamualakum Wr. Wb
BalasHapusPak, Apabila pada uji asumsi klasik
regresi 1 lolos normalitas, tapi regresi 2 tidak normal apa yg harus saya lakukan??
kak kesimpulan jika nilai pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung itu berarti memediasi referensinya dari mana? jika ada referensinya boleh minta?
BalasHapusberarti diagram alir yg mas buat yang dari X1 dan X2 ke Z langsung g usah ada ya kalo Y nya dijadikan intervening????
BalasHapusTerima kasih pak sangat bermanfaat. namun saya mau nanya pak apabila variabel X tidak berpengaruh terhadap variabel Y (intervening) dan X juga tidak ada pengaruh secara langsung kepada variabel Z (dependennya) apakah masih ada kemungkinan variabel X memiliki pengaruh tidak langsung terhadap variabel Z melalui variabel Y? terima kasih
BalasHapusAssalamualaikum, izin bertanya,
BalasHapusX : variabel independen
Y : variabel intervening
Z : variabel dependen
hasil yg saya dapat, x ke y tidak signifikan, y ke z signifikan, dengan nilai koefisien, dan setelah hasil perhitungan menunjukkan pengaruh langsung lebih besar dari pengaruh tidak langsung,
Jadi kesimpulan yang di ambil untuk analisis pengaruh x melalui y terhadap z bagaimana pak?
Terimakasih
permisi pak mau tanya , kalau rumusan masalah saya x1 terhadp y1, x2 terhadap y1, x3 terhadap y1 dan y1 terhadap y2.
BalasHapusapa bisa menggunakan analisis jalur ?
uji asumsi klasik e apa saja nggih ?
terimakasih :)
kak boleh tau, itu rumus errornya berdasarkan buku atau referensi darimana?
BalasHapusHalo, sebelumnya saya baca2 komen diatas dan banyak sekali pencerahan , namun tetap saya ingin menanyakan, jika judul skripsi saya pengaruh x terhadap y dan dampaknya pada z, sebetulnya itu menggunakan regresi sederhana 2x? X ke y lalu diulang y ke z, mohon bantuannya
BalasHapusMaaf, satu lagi pak, bagaimana apabila variabel intervening tidak terbukti berperan sebagai mediator tetapi total effect menunjukkan angka yang besar (0,857)?
BalasHapusdifacebook dimana nya untuk password nya ya pak?
BalasHapusPak mau tanya kalau uji t pada jalur interveing minus misal -1,27538 kyak gini kesimpulannya berpengaruh tapi tdk lgsg atau malah tidak ada pengaruh. Trims
BalasHapusHallo min, saya mau tanya. ada rumus untuk mencari pengaruh langsung itu dengan variabel x1 dikuadratkan. apakah itu bisa dipakai rumusnya? atau hanya berlaku untuk analisis jalur model trimming?
BalasHapusPAK KALO VARIABELNYA ADA 3 GIMANA YA?
BalasHapusMengapa penggunaan Beta pada kolom standardized coefficient bkan pd unstandardized coefficient ? Mohon jawabannya terimakasih
BalasHapusPak mengapa menggunakan Beta pada standardized bukan di unstandarized? Terimakasih
BalasHapusPak mengapa menggunakan Beta pada standardized bukan di unstandarized? Terimakasih
BalasHapusMin,itu kan nilai Konstanta nya diatas 0,05 untuk yg pengaruh x1,x2, y terhadap Z. Apa itu bisa di katakan signifikan dan berpengaruh positif terhadap Z nya?
BalasHapusMakasih mimin
Ijin tanya kak, kalau misalkan mau mencari pengaruh 1 variabel independen terhadap 2 variabel dependen itu adakah uji data yang tepat?
BalasHapushalo kak, bagus sekali penjelasannya sangat rinci. Tapi saya mau coba download tabulasi data begitu diklik kok data tidak ditemukan ya? Boleh saya minta bantuannya karena saya butuh tabulasi datanya, terimakasih
BalasHapusPpak, jika saat KOEFISIEN JALUR 1. pada tabel coefficients saya X1 = 0,730 dan x2=0,129 berarti kesimpulannya apa pak?
BalasHapusizin bertanya pak, rekomendasi buku yang membahas path anylisis dan sobel test terlengkap, buku karangan siapa ya pak? terima kasih
BalasHapusTabulasi datanya tidak bisa
BalasHapusPak saya ingat n bertanya, kalau variabel nya 3, X1,X2 (independen) dan Y1 ( dependen), bagaimana iya pak rumus sebelum mencari analisis jalur ?
BalasHapusTerimakasih banyak pak sebelumnya 🙏
Pak saya ingin bertanya, apabila saya ada X1,X2 itu (independen) dan Y1 (dependen), sebelum menguji ke analisis jalur, ini harus menggunakan uji apa dulu iya pak ?
BalasHapusTerimakasih banyak pak sebelumnya 🙏
pak apabila hasilnya nilai langsung lebih besar dari nilai tidak langsung, x melalui y terhadap z-nya tetap signifikan atau tidak ya pak?
BalasHapusMaaf pak. Tabulasi datanya kok udah gak bisa diunduh ya
BalasHapushalo pak. mau tanya... kalau ternyata pengaruh langsung lebih besar daripada pengaruh tidak langsung apakah berarti hipotesisnya tidak dapat diterima??
BalasHapusterima kasih pak atas ajaran analisis jalurnya.
pak, untuk analisis X1 dan X2 terhadap Z melalui Y, ada sumber yang mengatakan bahwa untuk mencari pengaruhnya beta x1-y dikali beta y-z dikali korelasi antara X1 dan X2, tapi pada contoh artikel ini tidak ada korelasi x1-x2 (rx1x2). yg lebih tepatnya gimana yah pak perlu dikalikan dengan korelasi atau tidak?
BalasHapusMaaf pak izin bertanya, apabila pada model seperti diatas hanya salah satu variabel yg termediasi apakah itu memungkinkan
BalasHapusAssalamualaikum pak,saya apabila pada pengujian model 1 analisis jalur pengaruh langsung lebih kecil daripada pengaruh tidak langsung dan pada pengujian model 2 pengaruh langsung lebih besar daripada pengaruh tidak langsung apakah itu bisa?
BalasHapusPak maaf mau nanya saya masih pemula, data yg dimasukan di tiap variabel (bagian langkah no. 2) itu berasal dari mana? apakah dari hasil kuesioner atau apa ya? mohon pnjelasannya!
BalasHapusHallo pak Sahid,salam kenal.
BalasHapusBisa bantu saya ingin belajar latihannya, tapi data excellnya tidak bisa saya download, mohon bantuannya
terimakasih
Permisi pak, mau tanya jika dalam model penelitian ada dua regresi yang 1 regresi berganda yang satunya lagi regresi sederhana. Contoh hipotesisnya:
BalasHapus1. variabel X1, X2, dan Y1 (variabel intervening/mediasi) berpengaruh terhadap Z1
2. variabel X1, dan X2 berpengaruh terhadap Y1
3. variabel Y1 berpengaruh terhadap Z2
Apakah model tersebut bisa digunakan dalam path analysis??
Permisi pak, mau tanya jika dalam model penelitian ada dua regresi yang 1 regresi berganda yang satunya lagi regresi sederhana. Contoh hipotesisnya:
BalasHapus1. variabel X1, X2, dan Y1 (variabel intervening/mediasi) berpengaruh terhadap Z1
2. variabel X1, dan X2 berpengaruh terhadap Y1
3. variabel Y1 berpengaruh terhadap Z2
Apakah model tersebut bisa digunakan dalam path analysis??
Pak sy mau tanya, kalo data yg dimasukkan itu kan hasil dr data total. Nah punya saya itu data total, X dgn Z dan Y itu beda jauh. X kisaran 50.00 an sdngkan Y dan Z itu kisaran 15,00. Apa itu berpengaruh thdp hasil?
BalasHapusSlmt siang pak. Saya mau bertanya bagaimana memasukan data jika penelitian mempunyai 1 variabel independen dan 2 variabel dependen dan salah satu variabel dependen adalah ipk mahasiswa...
BalasHapusPak izin bertanya, klo variabel Y nya berada di tengah berarti yg menjadi variabel intervening itu apakah variabel Y dan bkn Z?
BalasHapusTrmksh pak, mohon penjelasannya.
pak mau tanya. kalau salah satu dari eksogen tidak signifikan gimana? apakah tidak bisa ditarik kesimpulan?
BalasHapusdatanya error
BalasHapusBagaimana langkah2 pengolahan data untuk sobel test untuk data seperti ini
BalasHapusVariabel X11, X12, X21. X22, Y11, Y12 dan Z11, Z12
jadi yg digunakan yang mana ya ?
BalasHapusterimakasih materinya sangat membantu, saya ingin download Panduan Cara Uji Regresi Variabel Intervening dengan SPSS tapi tidak bisa caranya gimna ya..
BalasHapusPak misal pengaruh langsung sebesar -0.23 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0.032 jadi yang lebih besar pengaruh langsung atau tidak langsungnya ya pak? Mohon penjelasan pak
BalasHapusPak misal pengaruh langsung sebesar -0.23 dan pengaruh tidak langsung sebesar 0.032 jadi yang lebih besar pengaruh langsung atau tidak langsungnya ya pak? Mohon penjelasan pak
BalasHapusPak untuk pengaruh langsung - 0.234 dengan pengaruh tidak langsung 0.032 itu besar pengaruh langsung atau besar pengaruh tidak langsung ya pan?
BalasHapusapakah boleh data ordinal langsung di run utk analisis jalur?
BalasHapusAssalamualaikum pak, saya ingin bertanya apakah untuk membuat uji anlisis jalur ini harus menggunakan data yang valid? Jika misalkan ada data yang tidak valid apakah itu di hapus. Saya masih bingung ☹️ bsk tugas saya terakhir kumpul.
BalasHapusHalo min mau nanya, kalo variabel X nya ada X1,X2 dan X3 Z dan Y
BalasHapusSama seperti di atas bedanya ditambah 1X jadi ada 3X nya itu gimana ya min, analisis jalurnya dan hipotesis antarvening nya mohon penjelasan bantuan , trimakasih
izin bertanya kak, untuk beta di tabel coeffient nya minus itu artinya apa ya kak?
BalasHapusterima kasih ilmunya pak...
BalasHapusIjin bertanya pak.. jika v.intervening terbukti tidak dapat memediasi v.independen dan dependen, lalu apakah setelah diketahui hal tsb, masih bisa kita sebut sebagai 'v.intervening' ?
BalasHapusMohon pencerahannya Pak, terima kasih..
Misalnya pengaruh mediasi lebih kecil dari pengaruh totalnya, tapi di uji sobel signifikan, maka kesimpulan hipotesis nya bagaimana?
BalasHapusPak Sahid, link download data tabulasinya not found. Mohon reupload jika berkenan. Terima kasih.
BalasHapuspak kenapa tabubulasi datanya tidak bisa di downloand?
BalasHapusPak Minta sumber dong Dan teorinya
BalasHapusTerima kasih
sangat bermanfaat tulisannya membantu tugas saya. apakah bisa menjelaskan Uji dengan signifikan 5 % menggunakan JASP dengan :
BalasHapusdukungan sosial dan school well-being
school well-being berpengaruh terhadap prestasi akademik melalui motivasi belajar
school well-being dan kecerdasa emosi berpengaruh terhadap motivasi
school well-being dan kecerdasan emosi berpengaruh terhadap prestasi akademik melalui motivasi belajar
mohon penjelasanya dengan menggunakan JASP
halo kak permisi. saya mau tanya referensi yang digunakan dalam menentukan nilai pengaruh tidak langsung cara diatas menggunakan refrensi siapa ya kak? mohon bantuan dan responnya. terimakasih
BalasHapussangat bermanfaat, terima kasih..
BalasHapusBagaimana cara untuk analis dengan 2 mediator?
BalasHapusBagaimana jika ada koefisien jalur yang tidak signifikan, apakah bisa mencari nilai pengaruh tak langsungnya pak ? Atau misalkan ada banyak yg koefisien jalur yg tidak sig., Apakah tetap lanjut analisis jalurnya atau diubah teknik nya dari analisid jalur ke regredi ganda saja ? 🙏
BalasHapusBukan tidak ada pengaruh langsung, tetapi kalimatnya "tidak ada pengaruh langsung yang signifikan".. artinya pengaruh tersebut ada, tetapi kecil/minim atau tidak terlalu signifikan..
BalasHapusMungkin tafsirannya tidak terdapat pengaruh langsung yg signifikan..
BalasHapusPenafsirannya bukan tidak berpengaruh pak, tapi tidak terdapat pengaruh langsung/tak langsung yg signifikan.. pengaruhnya tetap ada.
BalasHapusMas boleh saya hubungi via WA?
BalasHapushalo saya ingin bertanya, jika judul saya adalah pengaruh social media marketing(x) terhadap brand awareness(Y1) dan user engagement(Y2) serta dampaknya pada purchase intention(Z) ini megunakan 2 output secara terpisah atau dengan 1 output saja, dan juga saya ingin bertanya jika saya ada 8 hipotesis dan diantara itu ada 2 hipotesis yang di uji sig. lebih besar dari 0,05 maka itu tidak berpengaruh, 2 hipotesis itu adalah X-Y1-Z dan X-Y2-Z apakah tidak masalah??
BalasHapusDatanya ngga bisa di download bos
BalasHapusizin bertanya, teknik analisis data apa saja yg diperlukan untuk menguji analisis jalur? seperti normalitas, uji multi, uji heteros dan uji auto apa itu perlukan? dan uji t dan uji f apa itu juga diperlukan? terima kasih
BalasHapusAssalammualaikum pak.. Izin bertanya.. Jika tidak memenuhi salah satu asumsi klasik, berati uji apa yg kita gunakan sbg penggantinya pak?
BalasHapusvariabel interveningnya itu yang z?
BalasHapusIzin bertanya pak. Apabila diperoleh pengaruh tidak langsung sebesar (-0.292) sedangkan pengaruh langsung sebesar (-0.404). Apakah masih dilihat dari besar atau kecil nya angka apabila tandanya negatif? Atau sebaliknya sehingga diperoleh secara tidak langsung variabel independen melalui variabel mediasi tidak mempunyai penagruh signifikan terhadap variabel dependen? Terimakasih
BalasHapusMaaf tanya mas, utk menguji signifikan var intervening pakai zhit atau bgmn?
BalasHapusKemudian apakah tanda pos dan negatif pd nilai koefisien jalur mempengaruhi hasil perkalian utk mencari pengaruh tidak langsung dan penjumlahan pengaruh total?
Izin bertanya mas, jika pengaruh langsung -0.25, pengaruh tidak langsung 0.30....pengaruh totalnya 0.55 atau 0.05?
BalasHapusMohon Penjelasan, apakah pada analisis jalur ini tidak dihitung Pengaruh Total X1 dan X2 terhadap Z melalui Y. Mohon penjelasan
BalasHapusIzin tanya pak sahid, bagaimana jika sudah melakukan uji asumsi klasik dan tidak terjadi masalah. Akan tetapi ketika dilakukan analisis jalur hasilnya tidak mampu memediasi. Apakah penelitian layak di terima?
BalasHapusmasi aktif kah admin? bingung saya pas bagian no 6 dan 7 yg pengaruh langsung dan tak langsung, apakah harus dihitung min yg pengaruh langsung + pengaruh tak langsung. terus itu hasilnya mau diapakan. ujung2 nya malah pengaruh tak langsung lebih besar pengaruh langsung. trus itu dihitung buat apa?
BalasHapusBerman fast
BalasHapusAssalamu'alaikum pak Sahid mau bertnya jika nilai signifikansinya 0,050 apakah itu dpat dikatakan berpengaruh atau tdk? Soalnya kan nilai signifikansinya sama dengan 0,05
BalasHapusizin bertanya, apakah uji asumsi klasik masih diperlukan untuk analisis jalur dengan variabel intervening?
BalasHapusmohon jawabannya, terimakasih.
Untuk mengetahui apakah variabel Z memediasi hubungan antara variabel X terhadap Y bagaimana pak? Dan bagaimana untuk membuat kesimpulan interpretasinya?
BalasHapusIzin bertanya Pa, untuk nilai e1 dan e2 itu untuk apa? Terima kasih sebelumnya Pa...
BalasHapusizin bertanya pak, kenapa di diagram jalurnya yang variabel Y itu sebagai variabel intervening, sedangkan setau saya variabel Z itu yang jadi intervening atau sebagai mediasi. mohon penjelasannya pak
BalasHapusSeyogyanya di atas 100
BalasHapusijin bertanya bapak. jika variabe independennya menggunakan variabel dummy apakah ttp bisa menggunakan analisis jalur?? kemudian apakah uji sobel masih diperlukan ? terimakasih sebelumnya
BalasHapusTerima kasih banyak pak, artikelnya sangat banyak membantu. Sehat selalu ya pak🙏
BalasHapusSalam sehat mas Sahid Rahardjo. Saya dalam tahap membuat thesis dan menggunakan analisa jalur. Apakah saya bisa dibantu, landasarn teori atau dari teori siapakah yang menjelaskan bahwa pengaruh tidak langsung adalah perkalian dari nilai beta x1 ==> Z dan Z ke Y ? matur nuwun.
BalasHapuspak. emang gini ya kerangka konseptualnya. soalnya saya naruh variabel z nya itu di tengah terus variabel y di akhir.
BalasHapusIzin bertanya pak
BalasHapusKalau variabel yg dipakai variabel bebas, intervening, terikat masing-masing 1 variabel
Uji asumsi klasik yg dipakai apa saja ya?
Izin bertanya, untuk model I, model II, dan analisis jalur persamaannya bagaimana ya? terima kasih
BalasHapuspak izin bertanya untuk uji asumsi klasik dalam uji path analysis ini apa harus 2 model juga pak?
BalasHapusterimakasih